Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Penjelasan Ilmiah Tentang Mimpi Basah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mimpi basah terjadi pada lelaki yang sudah memasuki masa pubertas. Penasaran tentang penjelasan ilmiahnya?
Dilansir WebMD, mimpi basah merupakan kondisi di mana seseorang mengalami ejakulasi atau keluarnya air mani (sperma) saat tidur.
Bagi laki-laki, mimpi basah menjadi tanda jika dirinya mengalami pubertas dan testis sudah dapat memproduksi sperma pada tubuh.
Mimpi basah tidak disebabkan oleh masturbasi saat tidur. Hal ini terjadi secara otomatis tanpa direncanakan terlebih dahulu. Biasanya mimpi basah terjadi ketika di dalam mimpi sedang melakukan hubungan seksual.
Namun, laki-laki yang mengalami mimpi basah, biasanya tidak mengingat mimpi tersebut secara jelas.
Mimpi ejakulasi atau orgasme, juga bisa dialami oleh perempuan. Namun, mimpi ini yang dialaminya tidak sesering laki-laki.
Berdasarkan studi, sekitar empat persen mimpi yang mereka alami mengenai hubungan seksual. Dalam bahasa kedokteran hal ini disebut sebagai “emisi nokturnal”, yang berrati pelepasan di malam hari.
Pada laki-laki mimpi basah juga terjadi karena di dalam tubuhnya telah memproduksi hormon testosteron. Hormon testosteron dapat mendorong tubuh untuk melepaskan sperma yang berfungsi membuahi sel telur.
Mimpi basah juga dapat terjadi karena banyaknya air mani yang menumpuk di dalam tubuh. Oleh karena itu, tubuh secara otomatis mengeluarkannya melalui mimpi basah saat tidur. Mimpi basah merupakan hal normal yang dialami laki-laki pada masa pertumbuhan. Usia untuk mengalami mimpi ini jjuga berbeda-beda pada setiap orang.
Mimpi basah juga tidak dialami saat menjadi titik pubertas pada laki-laki. Setelah dewasa, mimpi basah juga sering dialami. Terdapat beberapa laki-laki yang mengalaminya beberapa bulan sekali, bahkan berkali-kali dalam seminggu.
Ketika mengalami mimpi basah, biasanya orang tersebut terbangun karena merasakan hal yang kurang nyaman pada sekitar alat kelamin. Hal itu biasanya juga menjadi tanda untuk laki-laki melakukan mandi wajib dan mencucinya dengan sabun dan air agar bersih dari air mani.
Mimpi basah sejauh ini tidak dapat dikontrol. Biasanya jika merasakan banyaknya sperma dapat dikeluarkan melalui mastrubasi atau berhubungan seks dengan pasangan. Namun, melakukan mastrubasi bisa menyebabkan candu. Melakukan mastrubasi berlebihan juga berbahaya bagi kesehatan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4401 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1803 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1496 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 982 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 915 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun