Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Penjual Sosis Setubuhi Bocah 8 Tahun
Batununggul
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Kasus pedofilia atau pencabulan anak dibawah umur tak hanya dilakukan turis Australia di Buleleng. Seorang penjual Daging sosis asal Desa Patuk, Kecamatan Wacak, Malang, Jawa Timur nekat mencabuli seorang bocah umur 8 tahun. Bocah malang ini dicabuli di tempat sepi, di sebuah kebun, di belakang Pura Dalem Desa Batununggul, Nusa Penida.
Aksi cabul ini diawali saat tersangka Subiantoro (25) berjualan sosis di sekitar lapangan Sampalan, Batununggul. Saat itu korban bernama DM (8) kemudian datang meminta sosis kepada tersangka namun tidak dikabulkan.
Subiantoro akhirnya mau memberi 2 buah sosis dengan syarata DM bersedia dicium. Setelah keadaaan dirasa cukup aman, DM kemudian melancarkan aksi bejatnya. Tersangka kemudian memberi korban dua buah sosis sambil membawanya ke tempat sepi.
Belum sempat menikmati sosis, pakaian bocah DM akhirnya dipreteli tersangka. Di tempat sepi itu DM dicium dan disetubuhi tersangka dengan posisi menungging.
Perilaku bejat tersangka akhirnya tertangkap basah oleh Ni Kadek Asih (23) dan Made Subagia (16), dan tersangka kemudian lari tunggang langgang. Pihak keluarga korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Nusa Penida.
Kapolsek Nusa Penida, AKP Nyoman Puana membenarkan kejadian tersebut dan telah menangkap tersangka di rumah kosnya di Banjar Nyuh, Desa Ped.
"Untuk sementara tersangka saya limpahkan ke Polres Klungkung demi keamanan," ungkapnya. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 732 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 667 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 488 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 470 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik