Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penonton Keluhkan Lapangan Berlumpur
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kejuaraan Nasional Sarung Tinju Emas ke-27, malam ini (6/4) memasuki babak final. Meski secara keseluruhan kejuaraan ini berlangsung sukses, namun tetap mendapat kritikan dari penonton, seperti keluhan lapangan yang becek dan berlumpur. Jalannya babak final sempat terganggu hujan lebat sekitar pukul 3 sore. Hujan lebat selama satu jam lebih ini membuat lapangan Alit Saputra Tabanan becek dan berlumpur.
Sejumlah penonton mengeluhkan kondisi lapangan yang becek ini. Mereka merasa tidak nyaman menonton kejuaraan tinju tingkat nasional ini karena kondisi lapangan yang becek dan berlumpur. “Mestinya pertandingan setingkat ini (nasional), digelar in door atau di tempat tertutup saja. Jadi kalau hujan tidak becek dan berlumpur seperti ini. Kita jadi kurang nyaman saja, nonton tinju sementara kaki yang pakai sandal kotor berlumpur,” kata Dewa Sukra (29), penggemar tinju dari Denpasar.
Meski mengeluhkan kondisi lapangan yang becek dan berlumpur, namun warga akhirnya merasa terhibur dengan hadirnya beberapa penyanyi dangdut wanita seksi, seperti trio macan. Trio macan tampil dengan goyangan erotis mautnya dipadukan gerakan akrobatik. Suguhan dangdut di atas ring ini tak hanya dinikmati penonton. Bebeberapa petinju dan ofisial dari beberapa propinsi juga ikut naik ke atas ring tinju untuk berjoged bersama para penyanyi dangdut.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan