Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Penutupan Galian C Klungkung
Dawan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pertimbangan ditutupnya tambang Galian C di Kabupaten Klungkung dilihat dari parahnya kerusakan lingkungan sekitar lokasi yang rawan akan bencana. Namun, penutupan tambang pasir ini juga membawa dampak bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya di tambang ini.
Kepala Desa Gunaksa, Made Dana, membenarkan penutupan tambang tersebut. Menurutnya, kerusakan lingkungan di daerahnya sudah cukup parah. Terlebih lagi, kini tinggi daerah pertambangan berada tiga meter di bawah permukaan laut, sehingga sangat rawan akan bencana alam.
Baca juga:
Perusahaan Baim Wong Daftarkan Merek
“Sebenarnya ijin penambangan di daerah ini sudah berakhir sejak 1998 lalu. Tetapi para penambang tetap saja beroperasi, karena mereka memang menggantungkan hidupnya di sana. Masyarakat yang sekarang menambang biasanya main kucing-kucingan dengan Pol. PP,” jelas Dana.Namun demikian, Dana tidak mau menyalahkan perilaku warganya. Pasalnya, 30% warganya menggantungkan hidupnya di tambang ini. “Kalau sudah urusan perut, ya susah dilarang,” tambah Dana.
Salah satu penambang pasir yang enggan menyebutkan namanya, mengaku resah dengan ditutupnya tambang tersebut. Pasalnya, Ia bingung harus mencari nafkah kemana lagi.“Saya bingung harus cari makan dimana lagi, karena selama ini saya dan keluarga menggantungkan hidup disini,” keluhnya. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5663 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2520 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2186 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan