Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Perbekel Penyaringan Bantah Korupsi
Penyaringan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Selebaran gelap yang menuding Perbekel Penyaringan, Mendoyo, Ketut Winarya melakukan penyelewengan dana pembangunan candi bentar di jalan masuk ke Desa Penyaringan dibantahnya.
Ketut Winaryana menyatakan, pembangunan candi bentar tersebut telah sesuai dengan mekanisme yang ada dan dilaksanakan oleh sebuah panitia pembangunan yang telah dibentuknya.
Ketut Winarya saat dikonfirmasi Kamis (18/9) mengungkapkan sebelum melakukan pembangunan tersebut pihaknya telah membentuk panitia pembangunan yang dikuatkan dengan SK Perbekel Nomor 410/04/PMD/I/2008 tertanggal 30 Januari 2008 yang selanjutnya telah disosialisaikan ke masyarakat.
"Pelaksanaan pembangunan candi bentar tersebut sepenuhnya dilakukan oleh panitia pembangunan mulai dari perencanaan, teknis, administrasi. Sedangkan pertanggungjawaban keuangan belum dilakukan karena pembangunan candi bentar belum selesai," terangnya.
Kendatipun pembangunan candi bentar tersebut belum selesai, kata Winarya, perkembangan pembangunan dan keuangan secara rutin dilaporkan dalam rapat rutin di desa. "Biarpun belum selesai, kami tetap meyampaikannya dalam rapat rutin di desa," ujarnya yang saat dikonfirmasi didampingi oleh Ketua BPD, Bendesa Penyaringan, para kelian dinas se-Desa Penyaringan dan Panitia pembangunan candi bentar.
Winarya juga menyampaikan hingga saat ini pembangunan candi bentar tersebut telah menghabiskan dana sebesar Rp. 86.373.000. "Dana yang terkumpul dari swadaya maupun sumbangan Rp. 89.406.122. Jadi dana pembangunan masih tersisa Rp. 3.033.122,"ucapnya seraya menyerahkan nama-nama donatur dan rincian dana.
Terkait dengan dugaan korupsi pembangunan candi bentar tersebut, Winarya juga mengaku siap jika diperiksa oleh Bawasda terkait masalah ini.
Mengenai tudingan ingkar janji kampanye dengan tidak pernah turun ke masyarakat, Winarya membantahnya. Dirinya sudah sebisa mungkin membagi antara di kantor atau turun langsung ke masyarakat. "Saya sudah berusaha membagi waktu yang adil antara di kantor maupun terjun langsung ke masyarakat.
Winarya yang pensiunan pegawai Angkasa Pura ini juga membantah kalau dirinya sering bertengkar dengan staf. "Saya tidak pernah bertengkar dengan staf tapi sebatas memberi peringatan. Saya kira hal tersebut adalah wajar dengan
tujuan meningkatkan kinerja aparat desa," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5842 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2193 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan