Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Perempuan Ditemukan Tewas di Kos Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang perempuan berusia 47 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Jalan Raden Wijaya Gang II Nomor 6A, Lingkungan Candibaru, Kelurahan Gianyar, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Rabu (23/9/2026).
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 14.25 Wita setelah seorang rekan korban, Ni Putu Ariani (60), datang menjenguk korban bersama temannya. Kedatangan tersebut karena korban diketahui sedang mengalami sakit sesak.
Setibanya di lokasi, pelapor bersama temannya masuk ke tempat tinggal korban dan mendapati kamar dalam kondisi gelap. Dengan menggunakan senter dari telepon seluler, pelapor kemudian melihat korban, Ni Putu Ayu Adi (47), dalam posisi terlentang di lantai dan tidak menunjukkan pergerakan.
Terkejut dengan kondisi tersebut, pelapor kemudian keluar dan meminta bantuan warga sekitar. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada kepala lingkungan dan pihak kepolisian.
Menerima laporan, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan didampingi Kanit Reskrim IPTU Gde Densa Prana bersama personel piket fungsi Polsek Gianyar dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Gianyar mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya barang pribadi korban yang hilang. Sejumlah barang milik korban juga diamankan untuk kepentingan pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Barang yang diamankan antara lain identitas diri, buku tabungan, kartu ATM, obat-obatan, kacamata, Salonpas serta barang pribadi lainnya.
Korban kemudian dibawa ke RSU Sanjiwani Gianyar untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter. Korban tiba di UGD sekitar pukul 15.00 Wita dalam kondisi telah meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan menemukan adanya kaku mayat pada bagian bawah tubuh korban. Namun, dalam pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Untuk memastikan penyebab kematian secara medis, dokter menyampaikan diperlukan pemeriksaan lebih lanjut melalui autopsi.
Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan sesuai prosedur, mulai dari menerima laporan hingga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.
“Kami sudah melakukan penanganan sesuai prosedur, mulai dari pengamanan TKP, olah TKP, pemeriksaan saksi, pendataan barang-barang milik korban, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi, Satreskrim dan pihak rumah sakit untuk pemeriksaan terhadap korban,” ujar Kompol I Made Adi Suryawan.
Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi dan vertigo. Pihak keluarga juga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan kesediaannya membuat pernyataan di Polsek Gianyar.
“Kami mengimbau masyarakat agar apabila menemukan kejadian serupa, segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat dan sesuai prosedur. Untuk penyebab pasti meninggalnya korban, kami tetap mengacu pada hasil pemeriksaan medis,” tegasnya.
Polsek Gianyar bersama Satreskrim Polres Gianyar masih melakukan pendataan dan melengkapi administrasi penanganan peristiwa tersebut. Seluruh barang milik korban yang ditemukan di lokasi juga telah diamankan untuk memastikan tidak ada barang yang hilang serta sebagai bagian dari proses penanganan perkara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan