Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Perundingan Larangan Perdagangan B3 Terancam Deadlock
Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Perundingan pembahasan larangan ekspor-impor limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dalam Konferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah B3 (Konvensi Basel Ke-9) berjalan alot.
Memasuki pertemuan hari ketiga, pembahasan larangan ekspor-impor (perdagangan, red) limbah B3 dalam bayang-bayang deadlock (tanpa kesepakatan, red).
Sekretaris Delegasi Indonesia Emma Rachmawaty dalam keteranganya di Nusa Dua, Rabu (25/6) menyatakan kondisi tersebut terjadi karena Negara-negara maju penghasil limbah B3 terbesar seperti Kanada, jepang dan Amerika ngotot menolak larangan ekspor-impor limbah B3.
Emma menyebutkan Negara-negara tersebut mencoba menjegal penetapan keputusan larangan perdagangan limbah B3 dengan menginterprestasikan aturan hukum pengambilan keputusan.
“Negara-negara maju mencoba menginterprestasikan atau menterjemahkan aturan hukum secara berbeda untuk menggagalkan persetujuan penetapan larangan mutlak ekspor-impor limbah,” kata Emma Rachmawaty.
Emma memaparkan dari 170 negara peserta konferensi, hingga saat ini baru hanya 63 negara yang menyatakan dukungannya terhadap pemberlakukan larangan ekspor-impor limbah B3. Pada dasarnya pengambilan keputusan penetapan baru bisa dilakukan jika mendapat dukungan dari sekitar 140 negara. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5954 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2295 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan