Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Petani Jatiluwih Jangan Hanya Dijadikan Objek
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan, Rencana UNESCO memasukan kawasan Jatiluwih menjadi Warisan Budaya Dunia (WBD) disambut positif petani setempat. Meski baru sebatas rencana menjadikan Jatiluwih sebagai salah satu WBD, petani setempat berharap kawasan jatiluwih tidak hanya dijadikan sebagai objek semata. Namun harus mendapatkan kontribusi yang nyata.
“Kami tidak mau hanya dijadikan objek semata. Kami ingin Subak Jatiluwih menjadi kawasan pertanian abadi mendapatkan perhatian jika benar-benar mendapatkan status sebagai Warisan Budaya Dunia,” tandas Wayan Semarajaya petani asal Jatiluwih, Selasa (26/7).
Ia yang getol mengkampanyekan pertanian organik dan telah beralih menjadi petani yang total menggunakan pupuk organik ini berharap , status WBD nantinya dapat memberikan kontribusi pada keberadaan subak Jatiluwih.
“Kalau tidak ada kontribusi, status tersebut hanya menambah
beban bagi kami para petani,” tandasnya lagi. Ia sendiri merasakan selama ini masih kurangnya perhatian pemerintah kepada sejumlah petani di kawasan Jatiluwih.
” Kami tidak ingin muluk-muluk, kami hanya ingin pupuk organik diberikan secara gratis. Karean selama ini kami sudah menggunakan pupuk organik secara total,” harapnya.
Perlu diketahui jumlah Subak Jatiluwih terdiri dari beberapa gabungan tujuh subak diantaranya subak telabah gede, subak besi kalung, subak kedamian, subak uma duwi, subak gunung sari, subak uma kayu, dan subak kesambi. Luasanya mencapai ratusan hektar
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6041 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan