Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
PHDI Tirta Yatra ke Pura Dalem Ped, Ini Tujuannya
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pengurus PHDI Provinsi Bali melaksanakan Tirta Yatra ke Pura Dalem Ped, Nusa Penida belum lama ini. Kegiatan digelar untuk mendoakan Pulau Bali agar tetap ajeg, khususnya penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.
Hal itu berkorelasi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan G20 pada Oktober mendatang. Ketua PHDI Provinsi Bali Nyoman Kenak ketika diwawancarai Rabu 10 Agustus 2022 di kantornya menerangkan, esensi dari Tirta Yatra yakni memohon perlindungan Ida Bhatara sesuai dengan adat, budaya dan keyakinan Hindu di Bali.
"Kami Tangkil untuk bersembahyang dan nunas Pakuluh (air suci) yang nantinya akan distanakan di Padmasana Kantor PHDI Bali. Utamanya kami memohon agar pandemi dapat reda, saat ini penularan Covid-19 sudah terkendali, semoga pandemi segera berakhir," tuturnya.
Dia mengatakan dengan meredanya pandemi, geliat ekonomi di Bali mulai membaik. Tirta Yatra menurutnya merupakan upaya Niskala, sekala upaya Sekala yang dilakukan pemerintah dan stakeholder lainnya.
"Selain mohon perlindungan Ida Bhatare untuk kebangkitan berbagai sektor kehidupan di Bali, kami juga mohon agar Ida Bhatare memberikan petunjuk dan tuntunan suci, supaya berbagai cobaan dan godaan yang dialami oleh umat Hindu di Bali, dapat diselesaikan dengan baik dan shanti. Kami yakin, Beliau memberikan petunjuk dan tuntunan," kata Nyoman Kenak.
Kenak juga menegaskan, selain pandemi Covid-19, dia mengharapkan adanya perang antara Rusia-Ukraina tidak sampai berkepanjangan, agar dampaknya bagi situasi global tidak menimbulkan krisis yang mengancam keamanan dan perekonomian maupun krisis sosial yang bisa timbul sebagai akibatnya.
Krisis karena perang, tentu bisa berdampak juga bagi pariwisata Indonesia termasuk pariwisata Bali yang mulai menggeliat.
"Semoga, selain oleh ikhtiar dan upaya-upaya diplomasi yang dilakukan Presiden Joko Widodo untuk meredam ketegangan Ukraina-Rusia, permohonan melalui doa-doa oleh umat beragama, bisa menjadi anugerah yang meredakan peperangan, karena sejatinya hampir tidak ada yang menyukai dan menikmati peperangan, karena semua manusia ingin hidup tenteram dalam kedamaian," kata Kenak.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan