Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
PHRI Buleleng Keberatan
BERITABALI.COM, BULELENG.
BPC Pengusaha Hotel dan Restouran Indonesia, PHRI Kabupaten Buleleng menyatakan keberatan dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan, PBB yang dalam tahun ini melambung tinggi.
Ketua PHRI Buleleng, Anak Agung Ngurah Brawida menegaskan, anggota PHRI Buleleng keberatan atas besaran pajak yang dikenakan oleh pemerintah yang didasarkan pada Nilai Jual Obyek Pajak.â€Apalagi, NJOP dibuat atas dasar data yang diperoleh dari para calo atau makelar tanah.
Dari segi dasar pengenaan saja sudah bermasalah, belum lagi kenaikan pajak yang tidak proporsional hingga 500 persen,†ungkapnya.Agung Brawida mengatakan, sikap BPC PHRI Buleleng tersebut bukan berarti anggota PHRI tidak taat atau tidak mau bayar pajak.
â€Kami taat membayar pajak, tapi karena kenaikannya tidak proporsional sejak tahun 2004-2007, maka anggota PHRI merasa keberatan,†tegasnya.
Dari hasil rapat yang digelar di Lovina, BPC PHRI Buleleng sepakat untuk bersurat kepada kantor pajak untuk mengajukan keberatan atas kenaikan pajak sekaligus mohon pengurangan pajak secara maksimal pada kantor pajak.
Wakil Ketua PHRI, Dewa Ketut Anom menambahkan, kenaikan pajak bumi dan bangunan sejak tahun 2004-2007 memberatkan pengusaha hotel / restaurant dan juga anggota subak. â€Bayangkan, pajak naik setiap tahun dengan kisaran 50-300 persen,†ungkapnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5699 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan