Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Pilkada Buleleng 2024, PKB dan PDIP Sepakat Berkoalisi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Buleleng sepakat melakukan koalisi di Pilkada 2024 mendatang. Hal itu terungkap dalam pertemuan, Senin 3 Juni 2024 di Ranggon Sunset Pantai Penimbangan.
Sekretaris DPC PDIP Buleleng Gede Supriatna, S.H., usai pertemuan itu mengatakan keinginan partainya bisa menggandeng PKB dalam Pilkada 2024 mendatang. Terlebih selama ini antara PDIP dan PKB Buleleng telah terbangun komunikasi politik secara intensif untuk memastikan terbangunnya sebuah koalisi.
“Hari ini kami melakukan silaturahmi politik untuk membangun kebersamaan. Apalagi dalam beberapa kali pelaksanaan Pilkada kami selalu bersama. Kami selanjutnya menunggu arahan DPP sebelum menentukan arah koalisi karena masih terus membangun komunikasi,” tegas Supriatna.
Selain Gede Supriatna, dari PDIP Buleleng juga terlihat Bendahara Ketut Ngurah Arya serta sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Buleleng. Sementara Ketua DPC PKB Buleleng H. Syamsul Arifin hadir bersama Sekretaris DPC PKB H. Mulyadi Putra.
Syamsul Arifin menegaskan, telah menemukan kesepahaman untuk bersama satu barisan pada Pilkada Buleleng bulan November 2024 mendatang. “Selama ini kami selalu terlihat bersama terlebih kader kami di DPRD Buleleng berada satu fraksi dengan PDI Perjuangan,” kata Syamsul Arifin.
Meski demikian, Syamsul Arifin menegaskan pesan DPP PKB yang menjadi syarat mutlak ketika membangun koalisi di daerah, dimana PKB satu barisan dalam mengusung calon kepala daerah baik calon gubernur/wakil gubernur maupun calon bupati/wakil bupati.
“Peran kami bukan pendukung namum ikut berada dibarisan pengusung.Itulah instruksi DPP,” tegasnya.
Syamsul Arifin mengatakan, dalam membangun aliansi tersebut harus dengan prinsip kebersamaan dan saling menguntungkan antar kedua belah pihak.Terlebih dalam konteks membangun Buleleng bukan ditentukan satu atau dua orang namun lebih pada kesetaraan.
“Muaranya ada di keputusan DPP PKB, kami sifatnya hanya membangun komunikasi politik. Namun kebersamaan selama ini melahirkan kesepahaman, kami akan bersama dengan PDIP begitu juga sebaliknya,” ucapnya dibenarkan H. Mulyadi Putra.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 547 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 404 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 401 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan