Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Pipa PAM Bocor di Ubud, Semburan Air Keruh Rusak Dagangan Warga
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kebocoran pipa milik PAM Tirta Sanjiwani di wilayah Tebongkang, Ubud, Selasa (2/6) malam, sempat menjadi perhatian masyarakat setelah video semburan air keruh bercampur lumpur viral di media sosial.
Insiden tersebut menyebabkan lapak pedagang di sekitar lokasi terdampak dan sejumlah barang dagangan terkena cipratan air.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat air menyembur cukup deras dari pipa yang mengalami kebocoran. Air bercampur lumpur itu membasahi area sekitar, termasuk lapak milik pedagang yang berada tidak jauh dari titik kebocoran.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga dan pedagang sekitar terkejut. Namun, pihak PAM Tirta Sanjiwani bergerak cepat dengan mengerahkan petugas untuk melakukan penanganan di lokasi.
Direktur Utama PAM Tirta Sanjiwani, Wayan Suastika, melalui Humas perusahaan menjelaskan bahwa kebocoran pipa telah berhasil diperbaiki tidak lama setelah kejadian terjadi. Selain melakukan perbaikan jaringan, perusahaan juga berkoordinasi dengan pedagang yang mengalami dampak langsung akibat insiden tersebut.
“Sudah dikoordinasikan dan terkait ganti rugi sudah ditindaklanjuti langsung oleh Kadiv Pelayanan Ubud. Ganti rugi juga telah diselesaikan sesuai kesepakatan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/6).
PAM Tirta Sanjiwani juga memastikan proses penyelesaian terhadap kerugian warga telah dilakukan. Pedagang yang dagangannya terdampak akibat semburan air dari pipa bocor menerima ganti rugi sebesar Rp400 ribu yang telah diserahkan sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Setelah proses perbaikan jaringan selesai, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan kembali normal. Distribusi air bersih kepada pelanggan di wilayah Ubud dan sekitarnya juga tetap berjalan tanpa gangguan yang signifikan.
Pihak perusahaan memastikan layanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas dan setiap gangguan pada jaringan akan segera ditangani untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan maupun warga sekitar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli