Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pohon Tumbang di Tegal Cangkring Jembrana Timpa Kendaraan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebuah pohon mahoni tumbang dan sempat menutup akses jalan di Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, pada Sabtu (4/10/2025) dini hari.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.25 WITA, tepatnya di sebelah barat Polsek Mendoyo.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, Agus Artana menjelaskan, pohon berukuran tinggi sekitar 10 meter dengan diameter 30 cm itu roboh setelah tersenggol truk kontainer.
"Pohon sempat menimpa sebagian kendaraan, namun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Kerusakan juga tidak ditemukan pada kendaraan yang terlibat," ujarnya.
Akibat tumbangnya pohon, arus lalu lintas di jalur tersebut sempat terhambat karena seluruh badan jalan tertutup. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jembrana bersama Polsek Mendoyo langsung melakukan pembersihan sejak pukul 02.30 WITA dan berhasil menuntaskan penanganan pada pukul 03.15 WITA. Akses jalan pun kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.
Agus Artana mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintas, terutama di sekitar lokasi kejadian. "Kami minta masyarakat segera melaporkan jika ada pohon rawan tumbang atau potensi gangguan serupa agar bisa segera ditangani," tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun