Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Pohon Tumbang Timpa Pemotor Hingga Pendarahan di Alat Kelaminnya
BERITABALI.COM, NTB.
Personel Polres Lombok Barat berhasil mengevakuasi korban akibat pohon tumbang, di Jalan Yos Sudarso, Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (15/1).
Husnul Hayadi (32 tahun) pengendara motor yang menjadi korban akibat pohon tumbang, mengalami patah pinggul, kaki kanan bagian lutut, juga pendarahan di alat kelamin, kini dirawat intensif di RS Patut Patuh Patju, Gerung Lombok Barat. Kapolsek Lembar, Iptu Boy Ari Purnama SH mengatakan, pohon tumbang menimpa salah seorang pengendara motor Vario, yang melaju menuju Lembar.
"Diperkirakan karena usia pohon yang sudah tua. Ditambah akhir-akhir ini sering hujan dan angin kencang, sehingga mengakibatkan pohon tumbang," jelas Kapolsek Boy Ari Purnama.
Identitas korban atas nama Husnul Hayadi kata Kapolsek, adalah warga Dusun Langko Lauk RT 01, Desa Langko Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.
Personel Polsek Lembar bersama Sat Shabara Polres Lombok Barat, berupaya mengatur lalu lintas dan memotong pohon tumbang. Karena menghalangi arus lalu lintas Lembar-Gerung. Sementara sepeda motor yang tertimpa batang pohon besar, kondisinya rusak parah.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1028 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 890 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 815 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 523 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 406 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun