Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pohon Waru Tumbang, Lalin Monkey Forest Ubud Terganggu
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebuah pohon waru tumbang dan menutup sebagian badan Jalan Raya Monkey Forest, Ubud, Kabupaten Gianyar, Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 14.15 WITA.
Peristiwa tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan sementara di kawasan wisata tersebut.
Kejadian berlangsung di Lingkungan Padangtegal Kelod, Kelurahan/Kecamatan Ubud. Pohon waru yang roboh menimpa bagian atap depan sebuah toko milik warga setempat bernama I Nyoman Yasa. Akibatnya, atap bangunan mengalami kerusakan ringan dengan kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp3 juta.
Meski menimbulkan gangguan lalu lintas dan kerusakan bangunan, peristiwa pohon tumbang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Arus kendaraan sempat tersendat karena sebagian badan jalan tertutup batang dan ranting pohon.
Hasil pengecekan awal di lokasi menunjukkan pohon waru diduga tumbang akibat kondisi akar yang sudah lapuk serta struktur tanah yang labil, sehingga tidak mampu menopang beban pohon dan menyebabkan pohon roboh ke arah jalan raya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Ubud bersama Perwira Pengawas (Pawas) Aiptu Sang Kompyang Juliawan tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WITA. Petugas langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas serta mengevakuasi material pohon tumbang.
Proses evakuasi dilakukan dengan memotong batang dan ranting pohon menggunakan mesin sensor, kemudian memindahkan material ke sisi jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan.
Berkat penanganan cepat aparat kepolisian, arus lalu lintas di Jalan Raya Monkey Forest kembali normal sekitar pukul 15.15 WITA. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat dan pemilik bangunan di sepanjang jalan raya untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang. Jika melihat tanda-tanda membahayakan, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani lebih awal,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun