Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Polisi Buru Dua Pelaku Molotov di Pererenan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polisi masih memburu dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan botol berisi bahan bakar menyerupai molotov di Banjar Jempinis, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.
Aksi tersebut terjadi pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 04.44 Wita dan menyasar sebuah bangunan kecil yang berada di depan rumah Made D (41), warga yang bekerja di bidang penyewaan properti.
Dua pria yang diduga sebagai pelaku sempat terekam kamera CCTV saat melarikan diri. Keduanya terlihat mengenakan jaket, masker dan helm berwarna hitam. Meski demikian, polisi hingga kini masih mendalami identitas kedua pria tersebut, termasuk motif di balik aksi tersebut.
Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Gde Rai Darmayasa mengatakan penyidik belum dapat memastikan adanya kaitan peristiwa tersebut dengan persoalan utang piutang yang sebelumnya disebut-sebut.
"Sementara ini kami masih dalami dan belum bisa mengonfirmasi soal dugaan kaitannya dengan masalah utang piutang. Kami sudah berkolaborasi dengan Polres untuk membantu mengungkap para pelaku," jelas, Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Gde Rai Darmayasa, Jumat (25/9/2026).
Dalam kejadian itu, botol bir berisi bahan bakar dengan sumbu kain dilemparkan ke arah bangunan. Pecahan botol dan bahan yang terbakar kemudian memicu api yang mengenai bagian kaca, tanaman hias, hingga perangkat CCTV.
Kerugian materiil akibat kejadian tersebut berdasarkan laporan korban diperkirakan mencapai Rp10 juta.
"Kerusakan material sebenarnya tidak ada, hanya bekas pembakaran api yang membuat hitam di bagian kaca. Namun sesuai laporan dari korban ini, kerugian diperkirakan sebesar Rp 10 juta," sebutnya.
Penyidik gabungan dari Polsek Mengwi dan Polres Badung kini memperluas penelusuran rekaman kamera pengawas. Pemeriksaan dilakukan tidak hanya pada CCTV di sekitar lokasi kejadian, tetapi juga sejumlah titik yang diduga menjadi jalur kedatangan maupun pelarian pelaku.
Polisi juga menelusuri kendaraan tanpa nomor polisi yang diduga digunakan oleh kedua pelaku saat meninggalkan lokasi.
"Kami sudah pendalaman termasuk mengecek CCTV yang ada di seputaran area itu. Kami mohon bersabar selagi anggota di lapangan mengupayakan penanganan agar kasus ini cepat terungkap," cetusnya.
Selain rekaman CCTV, penyidik turut mendalami keberadaan surat kaleng yang ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi dipanggil untuk membantu mengungkap asal-usul surat tersebut.\
Polisi juga menelusuri identitas pembuat surat serta akun media sosial yang disebut berkaitan dengan petunjuk dalam kasus tersebut. Namun, penyidik masih memastikan apakah surat dan akun tersebut memiliki hubungan langsung dengan aksi pelemparan.
"Nah, kami belum mendalami kalau berkaitan dengan kasus utang-piutangnya. Ya kami terfokus terhadap pelaku yang ada di TKP berkaitan dengan rekaman CCTV," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan