Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 11 Juni 2026
Polisi Tutup Padepokan Dimas Kanjeng di Pupuan
Selasa, 4 Oktober 2016,
04:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com. Tabanan. Pengaruh Dimas Kanjeng Taat Pribadi ternyata tumbuh subur di Tabanan. Buktinya tersangka pembunuhan dua pengikutnya itu, telah memiliki cabang di Pupuan Tabanan. Bahkan cabang Dimas Kanjeng Taat Pribadi juga bermana “Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi,”.
Pasca ditangkapnya Dimas Kanjeng, padepokan yang memiliki sekitar seratus pengikut ini langsung ditutup oleh pihak kepolisian.
“Padepokan Dimas Kanjeng yang ada di Pupuan telah kami tutup pasca terjadi penangkapan tersangka Dimas Kanjeng Taat Pibadi di Purbolinggo, Jawa Timur,” jelas Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, Senin (3/10).
Kapolres Marsdianto menjelaskan kegiatan yang ada di padepokan tersebut berupa sarasehan.
“Jumlah pengikutnya belasan,” tandas Kapolres.
Sejauh ini mantan perwira Polda Bali ini menegaskan belum ada pihak yang melapor secara resmi menjadi korban dari Dimas Kanjeng.
“Belum ada laporan resmi. Dan kami berharap kalau ada warga yang menjadi korban bisa melaporkan ke Polres maupun ke polsek yang ada di seluruh Tabanan,” jelasnya.
Informasi lain yang berhasil dihimpun menyebutkan, lokasi Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi berada di pebatasan antara Desa Belimbing dan Desa Sanda, Kecamatan Pupuan. Jumlah pengikutnya pun mencapai 150 orang. Kabarnya, salah satu pengikut Dimas Kanjeng mantan camat yang ada di kabupaten Tabanan .[bbn/nod/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026