Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
Polisi Tutup Padepokan Dimas Kanjeng di Pupuan
Selasa, 4 Oktober 2016,
04:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com. Tabanan. Pengaruh Dimas Kanjeng Taat Pribadi ternyata tumbuh subur di Tabanan. Buktinya tersangka pembunuhan dua pengikutnya itu, telah memiliki cabang di Pupuan Tabanan. Bahkan cabang Dimas Kanjeng Taat Pribadi juga bermana “Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi,”.
Pasca ditangkapnya Dimas Kanjeng, padepokan yang memiliki sekitar seratus pengikut ini langsung ditutup oleh pihak kepolisian.
“Padepokan Dimas Kanjeng yang ada di Pupuan telah kami tutup pasca terjadi penangkapan tersangka Dimas Kanjeng Taat Pibadi di Purbolinggo, Jawa Timur,” jelas Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, Senin (3/10).
Kapolres Marsdianto menjelaskan kegiatan yang ada di padepokan tersebut berupa sarasehan.
“Jumlah pengikutnya belasan,” tandas Kapolres.
Sejauh ini mantan perwira Polda Bali ini menegaskan belum ada pihak yang melapor secara resmi menjadi korban dari Dimas Kanjeng.
“Belum ada laporan resmi. Dan kami berharap kalau ada warga yang menjadi korban bisa melaporkan ke Polres maupun ke polsek yang ada di seluruh Tabanan,” jelasnya.
Informasi lain yang berhasil dihimpun menyebutkan, lokasi Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi berada di pebatasan antara Desa Belimbing dan Desa Sanda, Kecamatan Pupuan. Jumlah pengikutnya pun mencapai 150 orang. Kabarnya, salah satu pengikut Dimas Kanjeng mantan camat yang ada di kabupaten Tabanan .[bbn/nod/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026