Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
PPATK: Kepala Daerah Setor Uang ke Akil Mochtar
Jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Pusat Pelaporan Analisi dan Transaksi Keuangan (PPATK) telah menganalisis adanya beberapa aliran dana ke rekening Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar dari sejumlah kepala daerah.
Dalam analisis itu PPATK menemukan adanya dugaan aliran dana dari beberapa kepala daerah kepada Akil Mochtar lewat perusahaan pribadi Akil Mochtar yakni CV Ratu Samangat (CV RS).
"Kami sudah analisis sejumlah rekening seperti adiknya Atut, Wawan, Akil Mochtar, termasuk CV RS dan beberapa pihak terkait. Ada unsur pimpinan daerah yang disebut mengalirkan dana ke dia (Akil)," ujar Kepala PPATK M Yusuf di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2013).
Meski begitu, Yusuf enggan menyebut siapa saja kepala daerah yang menyetorkan uangnya ke Akil Mochtar lewat perusahaannya tersebut.
Selain itu, PPATK juga menduga adanya pencucian uang yang dilakukan oleh Akil Mochtar lewat perusahaannya tersebut.
"Ada bernuansa TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), penempatan, ada cenderung ke pasal 3 menyamarkan. Tinggal di dalami ke penegak hukum," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Sub Bidang Pendataan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Pontianak Yani Praptanto mengatakan Akil Mochtar pernah mengajukan permohonan pendirian perusahaan.
Pengajuan tersebut terlihat dari data pengajuan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) atau izin gangguan.
"Memang ada, tapi bukan atas nama Akil Mochtar sendiri tapi menggunakan nama lain yakni istrinya," ungkapnya.
Berdasarkan Data BP2T tercantum nama pemilik usaha yakni Ratu Rita Akil dengan nomor registrasi 503/2174/BP2T/R-I/S/2010. Usaha tersebut berbentuk CV dengan bidang usaha perdagangan yang lokasinya di Jalan Karya Baru Nomor 20 Kelurahan Parit Tokayan Kecamatan Pontianak Selatan.
"Nama usahanya itu CV Ratu Samagat, dengan jenis usaha perdagangan umum pemborong dan jasa," katanya. (bbn/inilah.com)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5729 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan