Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Pro dan Kontra Usulan Kasino di Bali, Begini Tanggapan Gus Ode
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pro dan Kontra usulan pembangunan kasino di Bali yang dilontarkan oleh Ketua Umum BPD HIPMI Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih beberapa waktu lalu, diharapkan tidak hanya dilihat dari perspektif benar atau salah.
Menurut, salah satu pengusaha muda di Bali yang juga merupakan Ketua Umum BPC HIPMI Karangasem, I Gusti Gede Subagiartha, munculnya gagasan dan ide tersebut sebaiknya jangan terlalu dipolitisir, melainkan bisa dilihat dari berbagai sudut pandang.
Sebagian pengusaha muda di Bali, ia sependapat dengan usulan tersebut agar bisa didiskusikan lebih mendalam serta melihat usulan tersebut sebagai ide dan gagasan anak muda yang selayaknya bisa ditampung.
“Ide dan gagasan inilah perlu didiskusikan, bukan sebaliknya untuk dibenarsalahkan. Kalau memang ide dan gagasan itu buruk, nanti pasti akan hilang dengan sendiri. Tetapi kalau itu baik pasti akan mengalir dan diterima dengan baik juga oleh masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Gus Ode itu, Selasa (30/7/2024).
Ia juga berharap agar ide dan gagasan untuk membangun kasino yang dimunculkan jangan terlalu dipolitisir. Sebaiknya semua pihak bisa berpikir jernih dan mampu melihat dampak yang akan ditimbulkan secara mengeluruh.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4492 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2302 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1889 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1582 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun