Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Produk Pertanian Jembrana Kurang Laku di Pasaran
Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Produk pertanian Jembrana yang sarat dengan muatan lokal masih tersendat dalam hal pemasaran. Padahal, dari sisi kualitas, hasil pertanian Jembrana memiliki kualitas yang baik tidak kalah dengan produk pertanian sejenis dari luar Jembrana.
Hal tersebut diakui Bupati Jembrana, I Gede Winasa saat ditemui di sela-sela buka puasa bersama, Sabtu (20/9). Menurutnya saat ini petani Jembrana hanya tahunya kiloan saja tanpa memperhitungkan kualitas produk.
"Inilah yang mengakibatkan kualitas pertanian kita tidak memiliki daya saing harga yang kompetitif," ujarnya. Lanjut Winasa, sebenarnya ditekankan adalah adanya pengolahan produk pertanian dari petik lalu jual menjadi petik, olah, kemas dan jual.
" Saya selalu tekankan, untuk memperoleh daya saing petani jangan hanya memetik lalu menjualnya tetapi proses pengolahan dan pengemasannya harus dilakukan," kata Winasa.
Selanjutnya, Winasa mengungkapkan petani sebenarnya tidak boleh tergantung dan terbelenggu oleh satu pembeli. Petani harus diberikan peluang akses yang lebih luas. "Saya tidak mau petani hanya bergantung dengan satu pembeli saja. Untuk itu petani harus dibekali teknologi informasi agar bisa mengakses pasar melalui internet yang telah tersambung ke desa-desa, " ujar Winasa. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun