Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Projo: Ada Elite PDIP Takut Jokowi Capres
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Koordinator Nasional Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi menilai, ada segelintir elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang sengaja bermanuver untuk menjegal pencapresan Jokowi. Budi mengatakan orang-orang ini yang tega mengorbankan peluang emas PDIP untuk menjadi partai parlemen terbesar baik secara nasional maupun daerah, demi kepentingan pribadi.
"Segelintir orang di PDI Perjuangan kok tega mau mengorbankan peluang emas PDI Perjuangan, hanya karena kepentingan dirinya tidak terakomodasi bila Jokowi menjadi presiden. Mereka ketakutan akan kehilangan peran," jelas mantan kepala Balitbang DPD PDIP DKI itu, Minggu (16/2/2014). Ia melanjutkan seharusnya semua sadar bahwa jika Jokowi menjadi presiden, maka yang diuntungkan adalah rakyat.
"Yang paling diuntungkan dengan Jokowi menjadi presiden adalah rakyat itu sendiri. Di tengah sinisme publik terhadap partai politik akibat berbagai kasus korupsi, memisahkan semangat rakyat dengan partai politik adalah kekejaman politik dosis tinggi." katanya.
Ia mengatakan fenomena Pemilu 2014 sangat dinamis sekali. Pemimpin rakyat sejati harus lahir dari kandungan rakyat itu sendiri, dan agenda rakyat adalah intisari perubahan sejati.
"Jangansekali-kali berusaha memisahkanrakyat dengan partai politik, " tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan