Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Puluhan PPS dan PPK Nglurug KPUD

Senin, 22 Desember 2008, 20:05 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Puluhan anggota PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) se-Kabupaten Jembrana mendatangi Kantor KPUD Jembrana, Senin (22/12).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan nasibnya setelah munculnya statemen dari salah satu anggota KPUD Jembrana, Ni Putu Ayu Mahendrawati yang menyatakan kalau surat keputusan (SK) yang menjadi dasar mereka bekerja dinyatakan tidak berlaku lagi dan akan dilakukan rekrutmen ulang PPK dan PPS. Kedatangan mereka diterima 3 anggota KPUD Jembrana masing-masing Pande Made Ady Muliawan, NI Putu Ayu Mahendrawati, dan Made Semadi.

Ketua PPS Gumbrih, Nyoman Melastika, tanggal 2 Desember lalu dirinya menerima telepon dari Ayu yang dalam pembicaraannya menyinggung kalau PPK dan PPS sudah tidak ada lagi dan akan dilakukan rekrutmen baru. "Saya jadi kebingungan karena SK kami masih berlaku," ujar Melastika.

Hal tersebutlah yang membuat kedua kubu tersebut adu argumen yang tidak terkontrol sehingga suasana panas semakin terasa. Saling potong argumen ketika pembicaraan belum tuntas seringkali mewarnai.

Ayu yang menjadi pangkal panasnya situasi menyampaikan pembelaannya. Dirinya mengakui kalau pernah menelepon Melastika hanya saja Ayu membantah kalau dirinya pernah menyampaikan akan ada rekrutmen ulang terhadap PPS dan PPK. "Perlu saya klarifikasi kami tidak bilang ada rekrutmen ulang," ujar Ayu.

Klarifikasi Ayu ini diperkuat pernyataan rekannya, Ady Muliawarman dengan mengatakan kalau selama ini pihaknya mengabaikan PPK dan PPS karena faktor waktu. Namun soal rekrutmen PPK dan PPS jelas tidak ada hanya dilakukan rekrutmen bagi PPS dan PPK yang mengundurkan diri saja.

"Karena ada yang mundur maka untuk mengisi kekosongan harus ada penggantinya. Jadi tidak ada rekrutmen baru, yang ada rekrutmen untuk pengganti," terang Ady Muliawan. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami