Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Rabies Masuk Peraturan Desa Adat
Beritabali.com, Penebel
BERITABALI.COM, TABANAN.
Mengganasnya rabies di kabupaten Tabanan disikapi seius oleh Desa Pekraman Ngis, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan dengan membuat pararem (peraturan) rabies.
Pararem yang telah disepakati melalui paruman adat itu intinya memberikan sangsi kepada pemilik anjing yang sampai menggigit salah satu warga setempat.
“Sangsinya bagi warga yang memiliki anjing kemudian menggigit salah satu warga. Maka si pemilik anjing itu menanggung seluruh biaya pengobatan bagi korban,†jelas I Wayan Tamba salah satu tokoh masyarakat setempat, Kamis (24/9).
Dikatakannya, pararem rabies dikukuhkan akhir Agustus 2009 lalu oleh desa adat dan dinas setempat dan berlaku selama wabah rabies masih ada.
“Semasih ada rabies dan kondisi belum aman, pararem ini masih berlaku dan tidak cabut,†jelas anggota DPRD Tabanan 2009-2014 asal setempat.
Ditambahkanya, upaya antisipasi rabies juga telah dilakukan seperti eliminasi yang melibatkan camat, polsek dan koramil. Sejauh ini sekitar 13 warga setempat pernah digigit anjing selama bulan Agustus lalu.
“Semunya telah mendapatkan vaksin anti rabies,†jelasnya.
Dari 13 orang tersebut ada pelajar, orang dewasa, sopir dan petani dan semuanya kini dalam keadaan sehat. Ia sempat menyinggung juga korban rabies dari Desa Biaung, Penebel I Made Mastra.
Dikatakannya, kurangnya informasi yang diserap oleh masyarakat sehingga masih banyak yang belum paham tentang rabies.
“Pemahaman ini yang perlu ditingkatan, pemeritah sudah berupaya menangani dengan baik dan perlu ditingkatkan lagi. Saya juga berharap masyarakat harus ikut pro aktif apabila ada warganya yang digigit anjing, sehingga ada kesinergisan menanggulangi rabies di Tabanan,†pungkas kader PDIP Tabanan ini. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4685 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan