Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Raffi Ahmad Dilirik PKB Untuk Pilgub DKI Jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Raffi Ahmad mendadak masuk dalam bursa politik 2024. PKB membuka peluang suami Nagita Slavina itu jadi Calon Gubernur DKI Jakarta.
Menanggapi kabar tersebut, Raffi Ahmad yang diwakili manajernya, Prio justru tak mengetahui hal tersebut.
"Belum ada informasi sama sekali. Malah saya kaget, (baru) tahu berita ini," kata Prio dihubungi Suara.com, Jumat (12/2/2021).
Bukan hanya dari PKB, hingga kini Prio belum mendengar Raffi Ahmad dipinang partai politik yang lain.
"Nggak ada, nggak tau. Belum ada obrolan ke arah sana (politik)," ujar dia.
Raffi Ahmad disebut masih menjalani aktivitas sehari-harinya seperti syuting.
"Ini aja masih sibuk syuting Aa (Raffi)nya. Kegiatan biasa, normal," ucap Prio.
Munculnya nama Raffi Ahmad yang diusulkan jadi orang nomor satu di Jakarta diungkap Sekretaris Bidang Gerakan Sosial dan Kebencanaan DPP PKB, Luqman Hakim.
"Dari luar unsur partai PKB juga melirik Raffi Ahmad untuk ditimang sebagai cagub DKI Jakarta 2021," ujar Luqman.
Selain presenter asal Bandung tersebut, nama artis lain juga muncul yakni Agnez Mo.
Dua nama ini dari eksternal partai. Sementara kata Luqman, partainya pun telah memiliki pertimbangan soal kader yang diusung.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4410 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1835 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1504 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 989 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 924 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun