Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Ramainya Wisatawan di Ulun Danu Beratan Seolah Tak Terpengaruh Isu KUHP Baru
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bergulirnya wacana soal urungnya wisatawan asing datang ke Bali akibat pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terutama yang terkait soal hubungan intim belum terlihat dampaknya di obyek wisata Ulun Danu Beratan.
Humas Daerah Tujuan Wisata (DTW) Ulun Danu Berata Made Sukarata menyebutkan, kunjungan wisatawan asing perlahan meningkat.
“Angkanya sekarang antara 700 hingga 800 wisatawan asing per hari,” ujarnya Kamis, (29/12).
Ia menyebutkan, belum merasakan dampak akibat disahkannya KUHP degan kunjungan wisatawan asing. Made Sukarata mengungkapkan, saat ini memang sedang masa turunnya kunjungan wisatawan asing.
“Puncaknya pada pertengahan tahun biasanya. Atau awal tahun,” ujarnya.
Pada momen seperti sekarang, kunjungan ke kawasan Bedugul lebih didominasi oleh wisatawan domestik. Ia menyebutkan, situasi kunjungan berangsur normal seperti sebelum terjadinya pandemi Covid-19.
“Mudah-mudahan situasi seperti ini bisa tetap bertahan. Pasti pariwisata pulih dan normal,” ujarnya.
Sebelumnya, pengelola obyek Wisata Ulun Danu Beratan kembali menggelar parade budaya mepeed sejak Pandemi Covid-19. Tradisi ini digelar hingga 29 Desember. Parade gebogan ini melibatkan ibu-ibu dari 12 desa adat dan 6 desa dinas di Kecamatan Baturiti. Serta 2 banjar pengayah dari Kecamatan Marga yakni dari Bayan dan Marga.
Pada saat pelaksanaan parade budaya ini, peserta berjalan mengelilingi obyek wisata Ulun Danu Beratan dengan berjalan kaki hampir selama satu jam diiringi gambelan baleganjur.
Baca juga:
Ulun Danu Beratan Masuki Masa Sepi Wisman
Iring-iringan gebogan yang dibuat dari susunan buah ini tertata dengan rapi berlatarbelakang Danau Beratan. Suasana ini pun diabadikan oleh wisatawan yang berkunjung.
Gebogan ini mulai berjalan dari sisi utara pada bagian taman. Berjalan lurus ke arah timur menuju ke tepian Danau Beratan. Selanjutnya memutar di kawasan Njung Beji. Hingga bejalan di belakang Pura Ulun Danu.
Suasana ini banyak diabadikan oleh fotografer yang sengaja datang untuk melihat parade gebogan ini. Setelah itu, parade gebogan berjalan menuju arah selatan hingga memutar di kawasan Pura Ulun Danu Beratan. Selanjutnya berakhir di area jaba tengah Pura.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1418 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1076 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 919 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 813 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik