Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Ratusan Rumah Terendam, Siswa Batal Ulangan
Beritabali.com, Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hujan deras yang mengguyur Jembrana Senin (31/5) sejak pagi hingga siang, merendam ratusan rumah pada kawasan industri pengalengan ikan Desa Pengambengan-Negara.
Dampaknya ratusan siswa setingkat SD Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darusslam di Pengambengan terpaksa ulangan umumnya dibatalkan, lantaran sekolahnya terendam air hujan sedalam paha orang dewasa hingga memasuki ruang kelas.
Pantauan beritabali.com di lokasi banjir, sekitar 600 rumah penduduk di tiga dusun digenangi air hujan, lantaran letak rumahnya lebih rendah dari badan jalan.
Lagi pula daerah industri yang sarat dengan bangunan pabrik juga jumlah perumahannya cukup padat. Sejumlah warga terjebak air cukup tinggi yang menggenangi halaman rumahnya. Mereka terpaksa jongkok diatas kursi dan bale-bale untuk menghindari pekatnya air hujan sambil menunggu banjir itu surut.
Disisi lain anak-anak justru memanfaatkan banjir tersebut untuk mandi dan bermain jukung-jukungan dengan penuh suka cita, seakan tidak peduli akan bahaya penyakit kulit yang mungkin akan mengancamnya. Bahkan beberapa warga adapula yang mencoba menjala ikan di depan rumahnya.
Afina Laila, seorang guru MI Darussalam menuturkan, sekitar Pk. 02.00 dini hari, air sudah mulai besar dan menggenangi halaman sekolahnya. Saat curah hujan makin deras, genangannya makin tinggi hingga mencapai pingang orang
dewasa. Pihaknya kemudian memutuskan untuk meliburkan siswa dan membatalkan ulangan umum, dengan mengumumkan lewat Masjid setempat.
Akibat banjir itu, soal-soal ulangan dan sejumlah surat-surat penting basah direndam air. Bahkan komputernya juga meledak karena saat air masuk masih tersambung arus listrik. “Hampir setiap tahun terkena banjir, ini yang paling besar,“tutur Alfina.
Alfina menduga, curah hujan yang terpusat di sekolahnya itu, diakibatkan bangunan gedung pabrik pengalengan ikan yang ada di utara sekolah. Lantaran menurutnya pabrik tersebut tidak dilengkapi pembuangan air.
Alfina menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan siswanya diliburkan. “Tergantung situasi cuacanya,“ pungkas Alfina. (tra)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4686 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan