Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Rehabilitasi Karang di Bali Masuk Kategori Rendah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil kajian Lembaga Penelitian Terumbu Karang Reef Check Indonesia menunjukkan tingkat keberhasilan program rehabilitasi karang di Bali masih masuk dalam kategori rendah.
Penilaian kategori rendah bagi tingkat keberhasilan program rehabilitasi terumbu karang tersebut didasarkan pada alasan bahwa hampir 50 persen program rehabilitasi terumbu karang Bali mengalami kegagalan.
Kondisi ini terjadi karena program rehabilitasi karang masih dilakukan secara seremonial atau bersifat proyek dan tidak berkelanjutan.Peneliti Kelautan Reef Check Indonesia Naneng Setiasih padaketeranganya di Denpasar (9/9) menyatakan rendahnya tingkat keberhasilan program rehabilitasi terumbu karang di Bali karena rata-rata program rehabilitasi yang dikembangkan paling lama hanya dalam jangka waktu satu tahun.
Di banyak tempat banyak dilakukan hanya berdasarkan proyek, kalau tidak ada proyek tidak ada keberlanjutan, papar Naneng Setiasih.Naneng Setiasih menyebutkan keberhasilan program transplantasi atau penanaman karang di Bali juga cukup rendah.
Kondisi ini terjadi karena pengembangan program transplantasi tidak diawali dengan dukungan penelitian awal seperti penelitian kualitas air laut dan arus air laut.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5419 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2285 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1072 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan