Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 15 Mei 2026
Relawan Mantra-Kerta Gelar Persembahyangan di Nusa Penida
Sabtu, 10 Februari 2018,
05:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Puluhan relawan pasangan calon gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra- Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) menggelar persembahyangan di Pura Penataran Ped, Nusa Penida, Klungkung pada Jumat (9/2/2018). Tim relawan dipimpin oleh Ida Bagus Gede Tarmiana.
Seluruh relawan mengenakan busana adat serba putih sebagaimana yang lazim dikenakan masyarakat Hindu untuk bersembahyang. Tarmiana mengatakan persembahyangan ini digelar dengan tujuan untuk meminta restu Ida Batara agar segala pekerjaan dan rencana perjuangan memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang mereka usung berjalan lancar, baik dan bermartabat.
“Segala pekerjaan dengan tujuan baik pasti akan mendapat restu bila diawali dengan persembahyangan,” kata Tarmiana.Relawan Mantra-Kerta menyadari benar bahwa restu alam akan menjadi kekekuatan lebih dalam perjuangan sebagai manivestasi dri Tri Hita Karana. Jika hanya bergantung pada kekuatan sendiri, hambatan kecil pun bisa menjadi persoalan besar.“Apa yang sedang diperjuangkan ini kan untuk gumi Bali, bukan semata-mata mengejar jabatan,” kata Tarmiana.
Karena itu dalam mengemban amanat memenangan pasangan Mantra-Kerta, tim relawan selau berpegang pada nilai-nilai luhur budaya Bali. Seperti mendoakan agar Mantra-Kerta menjadi pemimpin yang vibrasinya mampu menarik perhatian positif masyarakat, mampu memperbaiki hal-hal yang kurang baik, serta mampu memimpin secara bijaksana.
“Kita berdoa baik relawan maupun pasangan Mantra-Kerta melihat perjuangan ini sebagai jalan yadnya, berjuang bagi rakyat sebagai jalan hidup,” kata Tarmiana.
Dalam suasana persaingan saat ini, kecenderungan yang sangat mudah menguat adalah suasana pertentangan dan permusuhan. Padahal Pilkada sejatinya adalah sebuah pesta demokrasi mencari pemimpin terbaik yang harus dilakukan dalam suasana yang riang gembira.
Karena itu sebagai salah satu motor penggerak mesin pemenangan Mantra-Kerta, tim relawan harus selalu mawas diri. Paslon pesaing dan seluruh pengikutnya bukan musuh, melainkan saudara yang berbeda pandangan.
“Musuh sesunggunya adalah yang bergolak dalam diri seperti bersikap angkuh, berprasangka buruk, bersikap curang, dan tidak mau mengakui kelebihan orang lain,” kata Tarmiana.
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1314 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1010 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 847 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 758 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026