Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Relokasi Pedagang Pasar Anyar Membingungkan
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Empat hari pasca penertiban pedagang di Pasar Anyar Singaraja, sejumlah pedagang yang tergusur, sampai saat ini masih mengaku bingung tentang lokasi penampungan bagi para pedagang yang dipindahkan.“Awalnya, limpahan pedagang Pasar Anyar akan ditampung di Pasar Mumbul, terus belakangan muncul informasi, akan dilimpahkan lagi ke Pasar Banyuasri. Gimana ini, kok tidak ada perencanaan yang benar,” keluh beberapa pedagang yang direlokasi.
Dari kondisi itu menandakan, upaya penertiban sekaligus merelokasi pedagang di Jalan Sawo, Durian dan Semangka, tidak didukung oleh perencanaan yang matang, sehingga membinggungkan para pedagang Pasar Anyar yang telah direlokasi.
“Pasar Mumbul yang dipakai sebagai lokasi penampungan, ternyata belum siap menerima limpahan pedagang Pasar Anyar. Begitu pedagang ramai-ramai ke Pasar Mumbul, ternyata tempat belum didata,” ungkap Dewa Subali yang istrinya tergusur berjualan di Pasar Anyar Singaraja.
Sementara, dari hasil pendataan tempat di Pasar Mumbul Singaraja, lokasi yang tersedia hanya mampu menampung 195 pedagang. Namun, jumlah pedagang yang terdaftar telah mendekati angka 500 pedagang.
Demikian pula di Pasar Banyuasri, limpahan dari Pasar Mumbul ternyata membuat bingung petugas Pasar Banyuasri untuk menyiapkan lahan penampungan, apalagi dengan pelimpahan pedagang ikan, dimana limbah pembuangan tidak ada di Pasar Banyuasri (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5954 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2295 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan