Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Rencana Proyek Kereta Israel ke Saudi dan Negara Lain Senilai Rp407 T
beritabali.com/cnnindonesia.com/Rencana Proyek Kereta Israel ke Saudi dan Negara Lain Senilai Rp407 T
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel berencana membangun jalur kereta senilai US$27 miliar atau setara Rp407,5 triliun ke Arab Saudi.
Jaringan kereta cepat tersebut akan dimulai di Kota Tel Aviv menuju kota di Saudi sehingga perjalanan bisa ditempuh melalui jalur darat.
Pengumuman itu disampaikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu usai kunjungan diplomat senior Amerika Serikat di Israel pekan lalu.
Kunjungan diplomat top AS itu untuk menjajaki kembali kemungkinan normalisasi antara Israel dan Saudi ke depannya.
Netanyahu disebut-sebut berusaha mengabaikan fakta tentang gelombang protes di Israel yang menolak reformasi Undang-undang Peradilan. Demo itu sendiri dinilai mengancam stabilitas ekonomi dan keamanan dalam negeri Israel.
Netanyahu justru mempromosikan rencana pembangunan dalam program "Satu Proyek Israel". Ia kemudian menyampaikan proyek itu adalah jaringan transportasi darat yang mampu menghubungkan sejumlah negara-negara penting di Timur Tengah termasuk ke Saudi.
Rencana itu sebenarnya penegasan kembali inisiatif yang sudah dipromosikan beberapa tahun silam, meski hanya sedikit sekali kemajuan dari rencana tersebut.
Pemerintah sebelumnya pernah menyetujui inisiatif proyek miliaran Shekel untuk jaringan transportasi darat, namun sepi sambutan positif.
"Saya ingin menambahkan bahwa di masa depan kami bakal bisa mengangkut kargo menggunakan kereta dari Eilat ke Mediterania, sekaligus bisa menghubungkan Israel ke Arab Saudi dan Semenanjung Arab," ujar Netanyahu dalam siaran televisi Israel, seperti dikutip dari Reuters.
Menteri keuangan Israel menyatakan pemerintah menargetkan proyek jalur kereta cepat ini dapat rampung dalam sepuluh tahun ke depan.
Belakangan, isu normalisasi hubungan antara Saudi dan Israel memang kian santer terdengar. Namun, belum ada kepastian dari kedua belah pihak.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1898 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1729 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1284 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1153 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah