Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Rezim Al Assad Tangkap dan Hukum Mati Puluhan Remaja di Suriah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al Assad disebut menahan hingga menghukum mati remaja-remaja dengan menuduh mereka terjaring terorisme.
Sebuah investigasi yang dilakukan Syrian Investigative Journalism Unit (SIRAJ) menemukan bahwa pemerintah Suriah pada 2011 menangkap anak-anak di bawah usia 18 tahun dan mengeksekusi mereka ketika sudah mencapai usia legal.
Sebuah tim yang terdiri dari jurnalis investigasi dan pengamat melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan sumber di pemerintahan dan wawancara eksklusif dengan keluarga korban.
Mereka juga mendapatkan temuan itu dari sumber-sumber terbuka seperti unggahan di media sosial.
Dari hasil penyelidikan, mereka menemukan daftar nama 25 anak Suriah di bawah umur yang hilang, yang kemudian dikirim ke pengadilan militer dan berakhir dieksekusi mati.
Hasil penyelidikan mengonfirmasi bahwa anak-anak dalam daftar tersebut dihilangkan secara paksa oleh pasukan rezim pemerintah dan dinas keamanan.
"Anak-anak tersebut juga menjadi sasaran penyitaan harta benda baik bergerak maupun tidak bergerak padahal saat itu mereka masih di bawah umur," demikian lapor Middle East Monitor (MEMO).
Tim investigasi juga mendapati bahwa rezim Suriah mengadopsi metode ilegal untuk menjatuhkan hukuman mati bagi anak-anak tersebut menggunakan Undang-Undang Anti-Terorisme.
"Penyerahan tahanan ke pengadilan militer jelas mencerminkan tidak adanya supremasi hukum di Suriah," kata pengacara Muhannad Sharabati, yang bekerja di Support Unit Syrian Legal Development Program (SLDP).
"Kekuasaan eksekutif, yang diwakili oleh pemimpin rezim, sepenuhnya mendominasi kekuasaan legislatif dan yudikatif, yang mengarah pada penerapan undang-undang dan pengadilan yang luar biasa yang tidak mematuhi standar hukum internasional, seperti pengadilan militer," lanjut dia. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun