Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Rhoma Irama Akui Dipaksa Jadi Capres 2014
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Raja Dangdut Rhoma Irama mengaku jika dirinya siap maju menjadi calon presiden (capres) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pasalnya permintaan terhadap dirinya untuk maju sebagai capres sejak 2004 lalu.
Untuk tampil sebagai capres 2014 ini, dirinya didesak oleh rekan-rekan dari anggota DPR, MPR, Fraksi PKB serta tokoh masyarakat.
"Ada kelompok ulama dan politisi bawa proposal partai Islam, mereka ingin jadikan saya sebagai capres 2014. Alasannya, sudah tidak lagi dipilih oleh MPR, jadi syaratnya adalah elektabilitas dan popularitas," ujar Rhoma, Sabtu (14/12/2013).
Rhoma dinilai memiliki semua syarat tersebut. Bahkan lagu-lagu yang diciptakan sejak dulu pun sudah menyangkut isu-isu yang saat ini bergulir seperti soal Hak Asasi Manusia (HAM), korupsi hingga perjudian.
"Saya bilang, jadi presiden berat sekali. Tidak pernah dipikirkan," tukasnya.
Dirinya menyatakan siap menjadi capres 2014 saat sedang berada di Kwitang. Menurutnya tidak ada satu hari tanpa elit-elit politik saling menghujat, kondisi itulah yang membuat dirinya terpanggil.
"Cak Imin dan teman-teman membuat komitmen bahwa Rhoma adalah Capres 2014. Indonesia saat ini memiliki lima capres resmi Prabowo, Aburizal Bakrie, Yusril Ihza Mahendra dan Rhoma dari PKB," tambahnya.[bbn/inilah]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun