Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ribuan Orang Ikuti Malam Renungan Bom Bali I
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ribuan orang dari dalam luar negeri, Jumat malam mengikuti malam renungan Bom Bali I di Monumen Bom Bali Satu, Jalan Legian Kuta.
Dalam acara yang berlangsung khidmat ini, digelar berbagai acara mulai penyalaan ribuan lilin perdamaian hingga tabur bunga bersama.
Malam renungan dalam rangkaian peringatan Bom Bali I ini dihadiri warga lokal maupun asing yang tengah berlibur di Bali. Di antara warga yang hadir tampak sejumlah keluarga korban Bom Bali I yang berasal dari Indonesia dan sejumlah negara asing.
Malam renungan ini diawali dengan penyalaan obor perdamaian oleh Kapolda Bali Irjen Paulus Purwoko dan sejumlah tokoh adat di Kuta. Penyalaan obor ini menjadi awal bagi penyalaan ribuan lilin perdamaian oleh para peserta yang hadir pada acara ini.
Acara menjadi semakin khusuk dengan ditampilkannya alunan genta perdamaian oleh 3 orang warga.
Selain lantunan genta perdamaian itu juga ditampilkan nyanyain darma untuk perdamaian.
Di akhir acara, ribuan warga yang hadir diberi kesempatan untuk melakukan tabur bunga di Monumen Korban Bom Bali Pertama. Mulai malam ini, istilah Ground Zero yang sebelumnya digunakan untuk menandai lokasi ledakan bom diganti menjadi Ground of Love, Peace, and Harmony.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun