Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Rudal Israel Bombardir Lebanon, Roket Hizbullah Kian Dalam Menghujam
beritabali.com/cnnindonesia.com/Rudal Israel Bombardir Lebanon, Roket Hizbullah Kian Dalam Menghujam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel dan Hizbullah kembali saling serang pada Minggu (22/9) pagi. Pasukan Israel merespons dengan membombardir ratusan lokasi milik Hizbullah di Lebanon.
Hizbullah kemudian membalas dengan roket yang menghujam semakin ke dalam wilayah pendudukan Israel.
Israel meluncurkan gelombang serangan yang menargetkan peluncur rudal Hizbullah di seluruh penjuru Lebanon pada Sabtu.
Imbas serangan itu, satu orang dilaporkan tewas dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Pada Minggu pagi, Hizbullah menanggapi dengan meluncurkan empat serangan dan lebih dari 140 roket ke Lembah Jezreel Israel.
Hizbullah juga menargetkan Pangkalan Angkatan Udara Israel Ramat David di Haifa yang berjarak 50 km dari perbatasan Lebanon.
Imbas serangan Hizbullah dua rumah di Kiryat Bialik terdampak dan tiga orang mengalami luka-luka. Dua orang terkena pecahan peluru, dan satu remaja berusia 16 tahun mengalami luka ringan, demikian dikutip Jerusalem Post.
Roket Hizbullah juga menyebabkan kebakaran di daerah Kiryat Bialik.
Hizbullah mengklaim gempuran tersebut menjadi serangan terdalam mereka sejak agresi Israel di Gaza diluncurkan, demikian dikutip The Guardian.
Militer Israel mengonfirmasi ratusan roket diluncurkan dari Lebanon ke negara Zionis itu. Namun, menurut mereka hanya beberapa yang berhasil mendarat di dekat kota utara Haifa.
Militer Israel juga menyatakan roket ditembakkan "ke wilayah sipil" dan memicu eskalasi.
Saling serang Israel dan Hizbullah terjadi usai ribuan pager dan perangkat elektronik lain meledak di Lebanon pada pekan lalu.
Hizbullah menuding Israel sebagai dalang ledakan itu. Berbagai sumber juga menyebut unit di militer Zionis telah menanam bahan peledak ke pager yang diimpor ke Lebanon untuk Hizbullah.
Ledakan pager terjadi usai Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ingin memperluas perang di perbatasan dengan klaim melindungi warga di sana. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan