Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Rumah Hancur Disambar Petir, Satu Keluarga di Jembrana Selamat
Selasa, 2 Februari 2016,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hujan lebat disertai petir di Jembrana memakan korban. Sebuah rumah milik warga di Desa Air Kuning rusak parah akibat disambar petir. Seluruh penghuni rumah selamat meski mengalami trauma dan dirawat di puskesmas setempat.
Menurut keterangan warga setempat, sekitar pukul 4 sore waktu setempat, hujan lebat disertai petir terjadi di lokasi.
Akibatnya, sebuah rumah warga di Desa Air Kuning Jembrana milik Husniadi rusak berat disambar petir. Akibat sambaran petir, tembok rumah retak, kaca jendela hancur, serta seisi rumah berantakan.
Keluarga ini menjadi korban sambaran petir. Namun semuanya selamat meski mengalami trauma dan mendapat perawatan di puskesmas setempat.
"Petir menyambar sekitar pukul 5 sore melalui antena tv yang menggunakan bambu,"ujar Husnaidi (2/2/2016).
Pasca kejadian, rumah korban masih berantakan. Belum ada bantuan dari pihak terkait. Selain trauma, korban mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8353 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5770 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2444 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026