Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Sales PLN Gadungan Tipu Warga
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dengan berkedok menjual perangkat yang mampu menghemat penggunaan listrik, sales PLN gadungan berhasil menipu sejumlah warga. Sales PLN gadungan ini cukup pintar mengeruk keuntungan lantaran menjual perangkat hemat listrik disaat gencar-gencarnya program hemat listrik yang disosialisasikan oleh PLN.
Dari in formasi yang diperoleh, dalam menjalankan aksinya, sales PLN gadungan ini menyasar pelanggan PLN yang berada di kampung-kampung terutama pelanggan yang tingkat pendidikannya rendah.
Setelah menetapkan sasaran, mereka menawarkan perangkat yang tidak jelas dimana diproduksi yang mampu menghemat penggunaan listrik hampir 50 persen. Awalnya, alat tersebut dihargai Rp. 800 ribu, namun ketika sasarannya merasa tertarik dan meminta harga diturunkan sampai Rp. 250 ribu, sales tersebut langsung memberikan.
Sayangnya, setelah digunakan ternyata alat tersebut tidak bermanfaat sama sekali dan rekening yang harus dibayar tetap seperti bulan sebelumnya.
Pram, salah seorang warga Loloan Timur, Jembrana mengatakan, awalnya dirinya sempat percaya kalau perangkat yang ditawarkan sales benar-benar mampu menghemat pemakaian listrik. Kecurigaannya kalau alat tersebut bukanlah dari PLN muncul saat perangkat yang awalnya seharga Rp. 800 ribu bisa anjlok sampai Rp. 250 ribu.
"Awalnya saya mau tertarik dan mau beli, namun setelah harganya anjlok saya jadi curiga dan mengurungkan niat untuk membeli alat tersebut," ungkapnya.
Manajer PLN AP Negara, Jadima Purba, membenarkan kalau PLN tidak pernah mengeluarkan alat hemat listrik yang ditawarkan sales-sales PLN gadungan itu.
"PLN tidak pernah mengeluarkan alat seperti itu apalagi mengutus sales untuk menjajakan keliling. Saya tegaskan kalau sales itu bukan sales PLN. Mereka hanya mencatut nama PLN untuk menipu pelanggan," tegasnya.
Purba juga mengakui kalau banyak pelanggan PLN yang menjadi korban penipuan sales PLN gadungan itu mengadu ke PLN. "Jumlah korban penipuan yang mengadu cukup banyak. Setelah diberikan penjelasan kalau PLN tidak pernah menjual alat itu, barulah mereka sadar kena tipu," jelasnya.
Untuk itu, Purba meminta, kepada konsumen PLN apabila didatangi sales yang mengaku menjual alat hemat listrik dari PLN agar tidak dilayani dan bila sales tersebut masih ngotot agar dilaporkan ke pihak berwajib.
"PLN tidak pernah mengeluarkan alat semacam itu dan memberi izin kepada sales tersebut, pelanggan harus hati-hati supaya tidak menjadi korban penipuan," pungkasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan