Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Sandi Sebut Pelaku Pariwisata di Bali Terdampak Paling Parah
Penerapan PPKM Darurat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penerapan PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021 memberi dampak luar biasa pada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut, ada 34 juta pelaku parekraf yang terkena dampak penutupan destinasi wisata.
"Pada intinya dampak luar biasa, PPKM darurat menghentikan mobilitas sampai menutup destinasi wisata. 34 juta pelaku usaha ekonomi kreatif tidak berkegiatan," katanya dalam Weekly Press Briefing secara daring, Jakarta, Senin (12/7) dikutip liputan6.com.
Salah satu pariwisata yang paling terdampak adalah daerah Bali. Di mana tempat wisata ini biasanya banyak dikunjungi oleh wisatawan. Selain itu juga, para pelaku perfilman banyak yang mengeluh.
Melihat hal itu, dia menegaskan bahwa, pelaku parekraf tetap bisa melakukan aktifitas namun dengan syarat taat protokol kesehatan. "Syaratnya patuh PPKM Darurat, kita akan bantu fasilitasi, sektor perfilman bisa syuting di Poltekpar Bali," jelas Sandiaga Uno.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut menambahkan, efek atau dampak PPKM Darurat akan terlihat pada bulan mendatang. Termasuk mengenai nasib para pekerja di sektor parekraf.
"Efek terlihat di bulan depan. Begitu nanti pelaku parekraf merasakan untuk mengambil keputusan apakah PPKM darurat ini, berdampak ke nasib bagaimana pekerja akan dirumahkan atau dari bantuan pemerintah," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun