Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Sapi Kurban Presiden Prabowo di Karangasem Dibeli Rp54 Juta
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seekor sapi milik peternak asal Banjar Puregae, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026.
Sapi milik I Nyoman Rauh tersebut dibeli dengan harga Rp54 juta setelah dinyatakan lolos seleksi sebagai sapi kurban Presiden untuk Kabupaten Karangasem.
Sapi berbobot lebih dari 600 kilogram itu sebelumnya diusulkan oleh petugas Puskeswan Rendang setelah adanya permintaan pencarian sapi berukuran besar yang layak dijadikan bantuan kurban Presiden.
Petugas Puskeswan Rendang, I Wayan Gunawan mengatakan, sapi milik I Nyoman Rauh dipilih karena memiliki ukuran paling besar dan memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan.
“Karena tidak ada sapi yang lebih besar dari itu, akhirnya sapi tersebut dipilih untuk kurban Presiden,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Awalnya harga sapi diajukan sebesar Rp55 juta. Namun setelah proses negosiasi dengan staf khusus Presiden, disepakati harga akhir sebesar Rp54 juta.
Rencananya, sapi kurban tersebut akan disalurkan ke salah satu masjid di Kabupaten Karangasem menjelang pelaksanaan Hari Raya Iduladha.
Saat ini, sapi masih berada di kandang milik peternak dan terus menjalani pemeriksaan kesehatan rutin dari petugas guna memastikan kondisi ternak tetap sehat hingga waktu pengiriman.
Selain pemeriksaan kesehatan mingguan, petugas juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar kandang untuk menjaga kebersihan dan mencegah serangan lalat pada ternak.
Terpilihnya sapi milik warga Rendang sebagai hewan kurban Presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga peternak sekaligus menunjukkan kualitas peternakan sapi di Kabupaten Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli