Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Scoot Tambah Frekuensi Penerbangan Lombok-Singapura
BERITABALI.COM, NTB.
Maskapai Scoot, bagian dari Singapore Airlines Group yang sudah membuka rute Singapore-Lombok dan sebaliknya sejak 16 Oktober 2022 lalu, kini menambah lagi frekuensi penerbangannya.
Terhitung mulai 1 Mei 2023, dari frekuensi penerbangan 2 kali seminggu (setiap Minggu dan Rabu), menjadi empat kali dalam seminggu (Senin, Rabu, Jumat dan Minggu).
"Betul, ada penambahan frekuensi penerbangan. Rencananya per 1 Mei 2023, Scoot akan menambah frekuensi menjadi 4 kali seminggu," kata Humas Bandara Lombok, Arief Haryanto, dikonfirmasi Senin (27/3).
Arief Haryanto menerangkan, untuk LOP-SIN sudah beroperasi sejak 16 Oktober 2022 dilayani oleh Scoot dengan frekuensi 2 kali seminggu.
Penerbangan Scoot menggunakan pesawat jenis Airbus A320. Adanya rute Scoot ini menambah jumlah penerbangan internasional dari dan ke Lombok. Dimana sebelumnya sudah beroperasi rute Lombok - Kuala Lumpur (PP) yang dilayani maskapai AirAsia.
Untuk jadwal keberangkatannya, Scoot nomor penerbangan TR -258 berangkat dari Singapura (SIN) 07.50 waktu setempat dan tiba di Lombok (LOP) pukul 10.20 WITA.
Sedangkan Scoot nomor penerbangan TR 259 berangkat dari Lombok (LOP) pukul 11.20 WITA dan dijadwalkan tiba di Singapura (SIN) pukul 14,05 waktu setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan