Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Sebelum Dibunuh Amokrane, Brigadir Sudiarta Ajak Keluarga Melukat ke Tirta Gangga
Rabu, 4 Mei 2016,
02:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Keluarga anggota polisi Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta (41) yang gugur dalam tugas saat melakukan aksi giat paksa pada wisatawan Perancis Amokrane Sabet, di Desa Tibubeneng pada Senin (2/5) kemarin mengaku sudah ikhlas atas kepergian Sudiarta.
Keluarga mengatakan setiap pekerjaan pasti ada resikonya. Dan Sudiarta sebagai anak telah melakukan darma baktinya di dunia. Hal itu dikatakan ayah kandung almarhum Sudiarta, Anak Agung Made Sujaya (62), mengaku tidak ada firasat sedikitpun perihal kematian anak pertamanya dari empat bersaudara ini.
Ditemui di rumah duka, di Gunung Talang II Gang Mawar 4, Buana Kubu Raya, Denpasar, Selasa (3/5) ayah Sudiarta tampak hanya duduk termenung sambil menundukkan muka. Terkadang, dia tiduran di halaman rumahnya yang bernuansa adat Bali itu.
"Saya ihklas. Anak saya sudah di surga. Dia sudah menjalankan kewajibannya sebagai anak," lirih Made Sujaya.
Lain hal dengan istri korban bernama Ni Made Ayu Larasati (41) mengaku mendapatkan firasat sebelum suaminya itu meregang nyawa ditusuk Amokrane.
"Saya mimpi didatangi orang besar dan tumben almarhum mengajak kami sekeluarga jalan-jalan ke Taman Ujung, Karangasem, kemudian melukat ke Tirta Gangga," ujar perempuan kelahiran Jakarta ini.
Sudiarta tewas dengan meninggalkan tiga orang anak, yaitu Anak Agung Raka Cempaka Devita Sari (17), Anak Agung Made Deva Ari Gangga (15) dan Anak Agung Ketut Trisna Dewi (10).
Keluarga mengaku, Sudiarta sempat pulang ke rumah saat ada dinas malam, kemudian pagi berangkat lagi. Namun ayah almarhum mengaku tidak sempat bertemu. Diakuinya, putranya itu, tak pernah menelepon jika tak ada hal yang sangat penting sekali.
Sebelum bekerja menjadi polisi sebagai buru sergap (Buser) di Polsek Kuta Utara, Sudiarta sebelumnya menjadi petugas di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar.
"Sambil bekerja, dia memulai pendidikannya pada tahun 1997, almarhum sebelum jadi polisi bekerja di DKP," kata Made Sujaya sembari melamun.[bbn/suaradewata]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8355 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5773 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2445 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026