Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Sebut Tatanan Kota Denpasar Carut Marut, Popo Danes: Isinya Deretan Toko Semua
Sabtu, 6 Juli 2019,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Mengamati perkembangan tatanan kota di Denpasar, arsitek Popo Danes menyebut secara jujur situasinya seperti carut marut karena tidak ada zonasi kawasan yang jelas yang mana kawasan perumahan, industri, dan niaga.
[pilihan-redaksi]
"Kalau kita mengerti tatanan kota yang sebenarnya, secara jujur situasi kota Denpasar seperti carut marut, dari Panjer sampai Ubung berderet isinya toko saja," ketusnya, Sabtu (6/7/2019) saat acara Architechture for Kids (AFK)di Popo Danes Art Veranda.
"Kalau kita mengerti tatanan kota yang sebenarnya, secara jujur situasi kota Denpasar seperti carut marut, dari Panjer sampai Ubung berderet isinya toko saja," ketusnya, Sabtu (6/7/2019) saat acara Architechture for Kids (AFK)di Popo Danes Art Veranda.
Jika mengamati kondisi dibangunnya Kota Denpasar hingga sekarang, tampak kesan jika awalnya sebuah kumpulan desa yang dipaksa menjadi kota. Karena, ia beranggapan masyarakatnya juga mesti bertranformasi selain perubahan fisik. "Jika ditranformasi dengan baik akan menjadi cantik karena pembangunan tidak diartikan sekadar fisik tetapi juga mental (mindset) masyarakatnya," jelasnya.
Disamping itu, Popo mengusulkan untuk meninjau kembali aturan batas ketinggian bangunan seiring berjalannya waktu. Ia memahami saat pembuatan aturan ini dilandasi niat baik dimaksudkan untuk melindungi kearifan lokal. Namun saat perjalannya memang perlu dievaluasi karena jika terdapat pembatasan lahan vertikal tentu berakibat mengenggerogoti bangunan horizontal seperti terjadi alih fungsi lahan dan sebagainya.
Ia juga menyarankan adanya tren bangunan 3 lantai tentu juga mengikuti persyaratan bangunan seperti adanya tangga darurat atau jika seperti gudang harus membuat pintu keluar darurat. Hal ini dimaksudkan untuk lebih meminimalisir terjadinya korban jiwa jika terjadi musibah.
Selain itu, menurutnya adanya persyaratan banguanan arsitektur Bali sebagai tampilan budaya lokal saat ini memerlukan interpretasi yang pas mengingat keterbatasan bahan yang semakin habis. Untuk itu, semua pihak perlu didudukan agar terjadi kesepahaman tentang arsitektur khas Bali.
"Seperti batu paras, entah itu paras batik dari Gianyar, paras Kerobokan dan lainnya sudah habis, mau pakai apa sekarang," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Architechture For Kids
Program Architechture For Kids (AFK) merupakan kegiatan tahunan yang rutin diselenggarakan Popo Danes pada saat liburan sekolah. Sejak tahun 2002, AFK telah berkembang dari puluhan dan kini ratusan siswa dan orang tuanya antusias dalam kegiatan edukasi tentang kegiatan arsitektur.
Selain mengisi waktu libur, kata Popo, kegiatan dirancang agar liburan anak mempunyai nilai tambah yang bisa jadi bekal setelah kembali sekolah nanti.
"Ada kebanggaan, karena mereka menerima piagam dan memperoleh wawasan baru tentang arsitek," ungkapnya.
Menariknya, Popo melanjutkan, tiap tahun ada saja yang tidak biasa karena terdapat anak yang menurutnya di luar ekspetasi.
"Jika awalnya ditujukan untuk lucu-lucuan, malah ada anak yang beyond imagination karena mereka menggambar denah secara detail, bahkan ada yang sudah tahu penerapan energi solar panel atau kincir angin pada rumahnya nanti," kesannya. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 337 Kali
02
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 328 Kali
03
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 277 Kali
04
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 247 Kali
05
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 231 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026