Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Sekolah di Jembrana Hendak Study Tour Harus Lapor Disdikpora
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, menekankan agar sekolah-sekolah yang melakukan study tour sebaiknya tetap berada dalam wilayah Kabupaten Jembrana.
Kabupaten ini, yang dikenal dengan Gumi Makepung, memiliki banyak tempat edukasi yang dapat menambah wawasan siswa. Menurutnya, tujuan utama study tour adalah edukasi di luar lingkungan sekolah, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah asal.
"Saya tidak melarang study tour, tetapi di Jembrana saja. Kita punya rumah cokelat, sirkuit all in one, kita punya beberapa Pokdarwis. Datang saja ke sana membuat kegiatan yang mana gurunya harus kreatif dan inovatif juga," ujar Tamba saat diminta keterangannya (17/05/2024).
Tamba menyatakan, pelaksanaan study tour sebenarnya sangat baik dan bermanfaat, asalkan pihak sekolah bertanggung jawab penuh atas kegiatan tersebut dan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi, terutama dalam perjalanan jauh yang melibatkan banyak siswa.
Selain itu, pembiayaan yang mungkin dirasakan berat oleh sebagian orang tua juga menjadi pertimbangan.
"Harusnya pihak sekolah yang mengevaluasi kemana tempat yang tepat. Di Jembrana banyak tempat yang bagus untuk edukasi, ya sudah di Jembrana saja. Kan tujuannya edukasi, tidak harus ke luar daerah," jelasnya.
Saat ditanya mengenai sekolah-sekolah yang sudah memungut biaya untuk study tour, Tamba menegaskan, sekolah yang hendak melaksanakan study tour harus melapor ke Pemkab Jembrana melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora). Selanjutnya, akan ditentukan apakah kegiatan tersebut memenuhi syarat untuk dilanjutkan atau tidak.
"Saya minta itu harus dilaporkan untuk izinnya. Harus melalui tahapan, jangan asal study tour tanpa perencanaan yang baik dan tanpa tanggung jawab penuh. Karena sudah banyak kegiatan yang tak bagus (berisiko)," tandasnya.
Sebagai tambahan informasi, rombongan study tour SMK di Subang, Jawa Barat mengalami kecelakaan maut pada Sabtu 11 Mei 2024. Insiden tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan