Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Sektor Pariwisata Dorong Perekonomian NTB Lebih Cepat Pasca Pandemi
BERITABALI.COM, NTB.
Berdasarkan kajian data empiris statistik, pariwisata yang merupakan gabungan sektor perdagangan, transportasi, penyediaan akomodasi, serta makan-minum (mamin), merupakan sektor yang berpotensi untuk mendorong perekonomian Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
[pilihan-redaksi]
Ke depannya, sektor ini dapat mendorong perkembangan ekonomi NTB menjadi lebih cepat. "Sektor pariwisata salah satu sektor yang terkena dampak yang sangat besar akibat pandemi. Akan tetapi sektor ini ke depannya berpotensi mendorong perekonomian NTB menjadi lebih cepat," demikian Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi NTB, Suntono SE M Si, pada rapat mengkaji dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi, di ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Senin (15)6/200).
Pada rapat yang dipimpin oleh Wakil Gubernur NTB Dr Hajah Sitti Rohmi Djalilah tersebut, Suntono menjelaskan BPS menyarankan agar pemerintah perlu memiliki perencanaan jangka menengah dan panjang untuk menggiatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sehingga masyarakat memiliki kemandirian dalam melakukan konsumsi. Sehingga ketergantungan terhadap Jaminan Pengaman Sosial (JPS) dapat dikurangi.
Dipaparkan pula oleh Suntono dalam rapat ini, langkah pemerintah yang konsen terhadap industrialisasi dinilai tepat. Industri pengolahan merupakan salah satu leading sektor dalam perekonomian NTB. Guncangan pada sektor ini berpotensi besar untuk mengganggu stabilitas ekonomi ndan penyerapan tenaga kerja.
"Sangat penting untuk menjaga keberlanjutan sektor industri pengolahan," tegas Suntono.
Percepatan pada sektor ini, bisa memberikan dampak ke depan yang sangat besar. Menyikapi industri pariwisata menjadi sektor pendorong percepatan ekonomi NTB, Wagub Ummi Rohmi menjelaskan, data merupakan acuan penting dalam penyusunan langkah-langkah pemerintah. Terutama dalam menghadapi dampak pandemi di NTB.
"Kalau kita lihat data, memang kondisi saat iini sangat fluktuasi. Kurva yang telah melandai saat ini di NTB dapat dipertahankan," kata Wagub Ummi Rohmi, berharap semua pihak menyiapkan dari berbagai sisi, terutama sisi industri dan pariwisata.
Reporter: Humas NTB
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun