Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Sempat Mundur, PPK dan PPS Pekutatan Dilantik
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ancaman macetnya proses Pemilu di Kecamatan Pekutatan lantaran mundur serentaknya anggota PPK dan PPS di kecamatan tersebut tidak terbukti. Pasalnya seluruh anggota PPK dan PPS Pekutatan direkrut kembali berkat usaha KPUD Jembrana yang dibantu Panwaslu dan Pemkab Jembrana.
Setelah menyatakan kesediaannya bergabung kembali, 29 PPK dan PPS Kecamatan Pekutatan, dilantik oleh Ketua KPUD Jembrana, I Putu Wahyu Dhiantara di Gedung Mendopo Kesari, Negara, Rabu (4/2).
Pelantikan ini bersamaan dengan pelantikan beberapa pengganti anggota PPK dan PPS di kecamatan lain yang mengundurkan diri. Menurut Wahyu, untuk kecamatan Pekutatan PPK yang dilantik sebanyak 5 orang dan PPS sebanyak 24 orang. "Kesemuanya merupakan anggota PPK dan PPS yang sempat menyatakan mundur namun setelah kita berikan penjelasan akhirnya mau kembali,"jelasnya.
Lanjut Wahyu, setelah PPK dan PPS di Jembrana lengkap, maka pihaknya siap melaksanakan tahapan Pemilu. "Setelah Bintek akan kita lakukan sosialisasi cara pemilihan dan simulasi pemungutan suara," ujarnya.
Wahyu membantah kalau tahapan Pemilu di Pekutatan terganggu lantaran mundurnya seluruh anggota PPK dan PPS di kecamatan tersebut. "Memang saat mereka menyatakan mundur kursi PPK dan PPS sempat lowong namun tidak sampai menganggu pelaksanaan tahapan Pemilu lantaran saat itu sedang masa vakum," kelitnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun