Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Sempat Terganggu Lumpur, Air PDAM Jembrana Kini Normal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Distribusi air bersih PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana akhirnya kembali normal setelah sempat mengalami gangguan selama beberapa hari akibat banjir lumpur di hulu dan kerusakan mesin pengolahan air.
Direktur PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana, I Gede Puriawan, memastikan aliran air ke pelanggan telah pulih sepenuhnya sejak minggu lalu. Menurutnya, normalisasi distribusi air terjadi setelah proses pengolahan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Berangbang kembali stabil dan bak reservoar terisi penuh.
Selain itu, seluruh jaringan pipa juga telah diperiksa guna memastikan tidak ada kendala lanjutan yang menghambat distribusi air ke pelanggan.
“Syukurnya setelah diperbaiki distribusi air sudah kembali normal. Mesin pengolahan sudah berfungsi dan bak reservoar sudah terisi, sehingga aliran ke pelanggan kembali lancar,” ujarnya.
Puriawan menjelaskan gangguan distribusi sebelumnya dipicu cuaca ekstrem di wilayah pegunungan yang menyebabkan lumpur memenuhi Bendungan Benel dan mengganggu pasokan air baku menuju IPA Berangbang.
“Kami berterima kasih kepada pelanggan atas kesabarannya. Gangguan kemarin murni karena faktor alam dan kerusakan mesin yang tidak dapat diprediksi. Sekarang semuanya sudah tertangani dan pelayanan kembali normal,” tambah Puriawan.
PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan guna meminimalkan gangguan serupa di masa mendatang.
Petugas juga tetap melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi bendungan serta peralatan pengolahan air agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli