Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Seniman Jepang Unjuk Gigi, Pamerkan Karya Lukisan
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Tiga orang seniman dari negeri Sakura unjuk kebolehan di ajang seni lukis. Dan mereka tak tanggung-tanggung memamerkan beberapa karya spektakulernya di Arma Museum, Ubud.
Pameran yang dibuka pada hari Minggu (16/3) ini menampilkan 68 karya yang dimiliki oleh Machiko Adachi, Mizuo Ishida dan Kazuhiro Takamura. Dan karya-karya tersebut tak kalah menariknya dengan pelukis di Bali, gaya kelembutan serta kasih sayang yang dicurahkan dalam karya anak Jepang tersebut sungguh sangat mengagumkan. "Kami sudah 10 tahun yang lalu mendambakan karya kami dipamerkan di Arma Museum, dan baru hari ini tercapai, saya sangat senang," kata Machiko Adachi.
Lebih jauh sambung Adachi, karya yang ditampilkan tersebut kesemuanya terinsipirasi dari Bali. "Karya yang kami lukis, lebih banyak terinspirasi dari Bali," ujar Adachi yang sudah sejak 10 tahun yang lalu mengunjungi pulau Dewata ini.
Terus apa alasan memilih Museum Arma untuk memamerkan karyanya? seniman dari negeri Sakura tersebut menyebutkan Museum Arma memiliki greget serta spirit tersendiri, hal inilah yang membuat dirinya melakukan pameran di Arma Museum. Dan pameran ini merupakan pameran yang telah lama diimpikannya. "Pameran ini merupakan hasil karya kolaborasi pertama saya, oleh karena itu pameran ini diberi tajuk The First Collaboration," ungkapnya. (Art)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2973 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2054 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2029 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1813 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun