Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Sentra Kerajinan Perak Celuk Meredup, Ini Sebabnya
Selasa, 2 Agustus 2016,
06:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kawasan Celuk di Kabupaten Gianyar, Bali, dulu dikenal sebagai sentra atau pusat kerajinan perak di Bali. Seiring perjalanan waktu, pamor Celuk sebagai sentra kerajinan perak meredup. Apa sebabnya?
Kepala Bidang Bina UMKM, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Pemerintah Provinsi Bali, Ketut Rai Sukerta menyatakan, salah satu penyebab redupnya pamor kawasan Celuk sebagai sentra perak karena lambatnya melakukan inovasi.
"Karena sudah lama mapan di sana, akhirnya merasa nyaman dengan cara tradisional, sehingga lambat melakukan inovasi," ujar Ketut Rai.
Rai menambahkan, masih banyak pengrajin perak di kawasan itu yang belum terjangkau pemasaran produk secara online. Akibatnya mereka tersingkir dengan pengusaha perak yang sudah memasarkan produk dengan cara online.
"Kawasan kerajinan perak Celuk saat ini lesu. Setelah kita lakukan pemantauan, ternyata salah satu faktor penyebab adalah karena telat melakukan inovasi, dalam hal ini terlambat masuk ke dunia online karena sudah merasa nyaman lewat pemasaran dengan cara lama," ujar Rai.
Ketut Rai sangat menyayangkan hal tersebut dan menyatakan siap membantu menghidupkan kembali kawasan Celuk sebagai sentra kerajinan perak di Bali.
"Sangat kita sayangkan, kita siap untuk hidupkan kembali kawasan celuk dengan silvernya, tentunya dengan bantuan berbagai pihak," ujarnya.
Terkait hal ini, situs jual beli online Bali, Mailaku.com, siap membantu pengrajin perak tradisional Bali, dalam memasarkan produknya.
Manager Marketing Mailaku.com, Ketut Adi Sutrisna, menyatakan, pihaknya dengan senang hati akan membantu para pengrajin perak di Celuk dan kawasan lain di Bali.
"Kami siap membantu, Mailaku.com siap memberikan pelatihan kepada para pengrajin, terutama dalam hal pelatihan pemasaran produknya lewat media online," ujar Ketut Adi. [bbn/ctg/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8359 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5782 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3618 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2448 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026