Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Seorang Nelayan Menghilang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mengoncor atau mencari ikan di sebuah rumpon di tengah laut di Perairan Buleleng, Kadek Sarmanaya, warga Dusun Kubu Gembong, Desa Anturan Kecamatan Buleleng dilaporkan menghilang akibat tenggelam saat menyelamatkan jukungnya yang terlepas dari rumpon.
" sampai saat ini masih dalam pencarian Pol Air Anturan dan diperkirakan sudah meninggal karena tenggelam di tengah laut yang dalamnmya hampir mencapai seratus lima puluh meter,"ungkap Dan Pos Pol Air Anturan, Aiptu. Nyoman Sudarta disela-sela pencarian korban.
Putu Sumardana, teman korban yang diajak mengoncor di rumpon sekitar 10 mil dari pantai anturan mengungkapkan sesampai ditengah laut dirinya bersama korban merapat ke rumpon, beberapa saat setelah mencari ikan, jukung yang dibawa terlepas dan terbawa arus.
"Sarmanaya buka baju dan hanya pakai celana dalam berenang mengejar jukungnya, namun saat ditengah lautan itu, teman saya tenggelam karena kecapaian dan sampai sekarang belum ditemukan."ungkapnya.
Upaya pencarian sampai Sabtu sore masih terus dilakukan Polisi Perairan Anturan bersama sejumlah nelayan di pesisir Panta Buleleng, namun korban Kadek Sarmanaya yang mempunyai satu istri dan tiga anak itu belum ditemukan juga.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun