Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Seorang Pelajar Temukan Mayat di Pohon Sawo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang pelajar bernama Sani (14) mengalami hal tak terduga saat ia melintasi sebuah pohon sawo yang terletak di Desa Bojongmengger, Kabupaten Ciamis.
Dari kejauhan, ia melihat seorang pria tergantung di pohon sawo tersebut pada Rabu (15/9/2021) sekira pukul 06.00 WIB. Sani panik. Namun ia masih sempat untuk mengenai sosok pria yang tergantung pada seutas tali di pohon sawo tersebut.
Pelajar itu pun langsung berlari ke rumah keluarga pria tersebut untuk memberi tahu hal mengerikan yang baru saja ia lihat.
“Ketika saksi awal mengenali pria yang menggantung itu, ia langsung mengabari keluarga korban,” kata Humas Polres Ciamis Magdalena.
Saksi bersama keluarga mendekati sesosok mayat pria yang tergantung di pohon sawo tersebut.
“Ternyata memang benar itu adalah RU (60). Adik korban yang mengecek ke lokasi bersama saksi mengenali sosok mayat tersebut sebagai kakak kandungnya,” katanya.
Warga kemudian melaporkannya ke Pemerintah Desa Bojongmengger dan Polsek Cijeungjing. Tidak ada yang mengetahui motif RU menggantung dirinya di pohon sawo hingga tewas.
“Tidak ada tanda penganiayaan, keluarga juga sudah menerima kejadian ini sebagai takdir, sehingga langsung dimakamkan,” tandas Magdalena.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4573 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2376 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2030 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1077 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun