Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Sepasang Suami Istri Lansia Tinggal di Gubuk Hidup dari Menjual Porosan
Selasa, 27 Maret 2018,
06:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com.Buleleng, Sepasang suami istri miskin lansia, yakni Putu Loka dan Made Suci di Dusun Kelod Kauh, Desa Panji, Sukasada, diberitakan luput dari bantuan pemerintah. Pasutri yang sudah renta dan sakit sakitan khususnya Made Suci yang mengalami gangguan pada mata, hidup dari menjual porosan.
[pilihan-redaksi]
Meski mereka memiliki dua orang anak, tetapi mereka tidak mau membebani kehidupan keluarga anak-anaknya, terpaksa mereka harus hidup mandiri. Meskipun pada siang harinya mereka tinggal di gubug, tetapi pada malam hari mereka tetap tidur di rumah bersama anak-anak mereka. Maka dari itu Loka da Suci sangat berharap ada perhatian dari Bapak Gubernur Bali, Made Mangku Pastika,
Meski mereka memiliki dua orang anak, tetapi mereka tidak mau membebani kehidupan keluarga anak-anaknya, terpaksa mereka harus hidup mandiri. Meskipun pada siang harinya mereka tinggal di gubug, tetapi pada malam hari mereka tetap tidur di rumah bersama anak-anak mereka. Maka dari itu Loka da Suci sangat berharap ada perhatian dari Bapak Gubernur Bali, Made Mangku Pastika,
Harapan pasutri yang tinggal di Dusun Delod Kauh, Desa Panji, Sukasada, Buleleng untuk mendapatkan bantuan Gubernur Bali akhirnya terkabul. Begitu foto pasutri ini muncul di salah satu media masa, Senin (26/3) Gubernur langsung mengutus beberapa staf Biro Humas dan Protokol Setda Prov. Bali untuk terjun mengecek langsung ke kelapangan.
[pilihan-redaksi2]
Dengan arahan Kasi Kesra Kantor Desa Panji, Gede Ardana, rombongan yang dipimpin Kepala Bagian Publikasi, Pengumpulan dan Penyaringan Informasi, Made Ady Mastika bertandang ke gubug tempat pasutri ini beristirahat. Untuk sementara Gubernur Bali hanya memberikan bantuan sejumlah uang agar bisa meringankan biaya hidup yang bersangkutan untuk beberapa bulan ke depan.
Dengan arahan Kasi Kesra Kantor Desa Panji, Gede Ardana, rombongan yang dipimpin Kepala Bagian Publikasi, Pengumpulan dan Penyaringan Informasi, Made Ady Mastika bertandang ke gubug tempat pasutri ini beristirahat. Untuk sementara Gubernur Bali hanya memberikan bantuan sejumlah uang agar bisa meringankan biaya hidup yang bersangkutan untuk beberapa bulan ke depan.
Untuk sakit mata yang dialami Made Suci, Kabag Publikasi, Pengumpulan dan Penyarngan Informasi Biro Humas dan Protokol Setda prov Bali, Made Ady Mastika sudah melakukan Kordinasi dengan Pihak Rumah Sakit Mata Bali Mandara agar bisa membantu yang bersangkutan. Mastika menyarankan Pihak Kantor Desa bisa memfasilitasi keluarga ini agar bisa berobat ke Ramah Sakit, dan kalau bisa langgsung ke Rumah Sakit Mata Bali Mandara, dan Mastka berjanji akan membantu mempermudah prosesnya. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026